Fri. May 15th, 2026
USM

USM Latih Siswa SMK Yayasan Pharmasi Kuasai SEO Instagram untuk Digital Marketing
Pelatihan FTIK USM Fokus pada Optimasi Konten dan Strategi Branding di Media Sosial

Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang memberikan pelatihan strategi digital marketing kepada siswa Jurusan Bisnis Digital SMK Yayasan Pharmasi Semarang pada 8 Mei 2026.

Pelatihan tersebut mengangkat tema kompetensi SEO Instagram sebagai strategi pemasaran digital di era transformasi teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan media sosial secara profesional untuk kebutuhan bisnis dan branding digital.

Baca Juga “LKS Digital Marketing Banten 2026, Perkuat Standar Vokasi lewat Kolaborasi Industri Otomotif

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya Search Engine Optimization atau SEO pada platform Instagram. Materi difokuskan pada cara meningkatkan jangkauan akun dan efektivitas promosi melalui optimasi konten media sosial.

Tim dosen FTIK USM menjelaskan bahwa Instagram saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai media berbagi foto dan video. Platform tersebut berkembang menjadi salah satu sarana pemasaran digital yang memiliki pengaruh besar terhadap perilaku konsumen.

Karena itu, kemampuan memahami algoritma media sosial dan strategi optimasi konten menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda, terutama siswa SMK yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja dan industri digital.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dinar Anggit Wicaksana, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan pemasaran digital sejak dini.

Menurutnya, pelatihan semacam ini penting agar siswa memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

“Instagram tidak lagi hanya digunakan sebagai media sosial untuk berbagi foto dan video, tetapi juga telah berkembang menjadi salah satu platform pemasaran digital yang sangat potensial,” ujar Dinar.

Materi yang diberikan meliputi teknik optimasi akun Instagram, penggunaan hashtag yang tepat, strategi meningkatkan engagement audiens, hingga pengelolaan konten untuk mendukung branding produk dan personal branding.

Selain teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung mengenai cara mengoptimalkan konten Instagram agar lebih mudah ditemukan pengguna dan memiliki jangkauan lebih luas.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan diskusi mengenai tantangan serta peluang digital marketing di era modern. Para siswa tampak aktif bertanya dan mencoba berbagai teknik optimasi akun yang dipandu langsung oleh tim dosen FTIK USM.

Kepala SMK Yayasan Pharmasi Semarang, Rahayu Wahananingtyas, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelatihan digital marketing memberikan manfaat nyata bagi siswa karena materi yang disampaikan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri pemasaran online saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari FTIK USM ini karena memberikan wawasan baru dan pengalaman praktik langsung kepada siswa,” katanya.

Ia menilai kemampuan digital marketing menjadi bekal penting bagi siswa Jurusan Bisnis Digital, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri setelah lulus sekolah.

Selain meningkatkan pemahaman teknis, pelatihan juga dinilai mampu mendorong kreativitas siswa dalam membangun komunikasi digital yang lebih profesional di media sosial.

Dosen FTIK USM lainnya, Febrian Wahyu Christanto, menambahkan bahwa penguasaan strategi digital marketing kini menjadi salah satu kompetensi utama di era ekonomi digital.

Menurutnya, pemahaman terhadap algoritma media sosial dan strategi optimasi konten akan menjadi nilai tambah bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang industri kreatif maupun bisnis digital.

“Kemampuan memahami algoritma media sosial dan strategi optimasi konten akan menjadi nilai tambah bagi siswa di era ekonomi digital,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat membuka wawasan siswa bahwa media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana produktif dan profesional.

Transformasi digital saat ini memang mendorong perubahan besar dalam dunia pemasaran. Banyak perusahaan dan pelaku usaha kini lebih fokus memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen secara cepat dan efisien.

Instagram menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan karena memiliki kekuatan visual dan tingkat interaksi pengguna yang tinggi. Hal tersebut membuat kemampuan mengelola konten Instagram menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan di dunia kerja.

Di sektor pendidikan, penguatan literasi digital mulai menjadi bagian penting dalam pembelajaran vokasi. Sekolah kejuruan didorong untuk menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan industri digital agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dinilai penting dalam mendukung pengembangan keterampilan generasi muda. Sinergi tersebut dapat membantu siswa memperoleh pengalaman praktis yang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.

FTIK USM berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kemampuan digital siswa di berbagai bidang.

Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori digital marketing, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam kegiatan bisnis, promosi produk, maupun pengembangan personal branding di era ekonomi digital yang terus berkembang.

Baca Juga “Pelaku Usaha Mikro Dilatih Kewirausahaan Digital Marketing dan Manajemen Keuangan

By setnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *