Sat. Sep 12th, 2026
Blibli

FAS Blibli Perluas Layanan untuk Bantu Brand Tumbuh
Pertumbuhan belanja online mendorong semakin banyak pelaku usaha memasarkan produk melalui kanal digital. Namun, ekspansi bisnis juga menghadirkan tantangan, mulai dari pengelolaan operasional hingga distribusi dan kebutuhan membangun kanal penjualan yang lebih beragam.

Baca Juga “Wix Headless integrasikan alat coding AI dengan infrastruktur bisnis lengkap untuk peluncuran bisnis online lebih cepat

Salah satu entitas Blibli, FAS, menawarkan solusi untuk menjawab kebutuhan tersebut. Perusahaan tidak hanya menyediakan layanan warehouse, tetapi juga membantu brand mengelola berbagai aspek operasional untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Alvin Hadibowo, Commercial Director FAS, mengatakan perusahaan berfokus membantu brand berkembang melalui sejumlah layanan yang terintegrasi.

“FAS di sini bertujuan untuk membantu brand. Jadi, kami ingin brand itu grow. Secara keseluruhan, layanan kami membantu brand untuk tumbuh lewat beberapa aspek,” ujar Alvin di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.

FAS Sediakan Layanan Operasional hingga Pemasaran
FAS menawarkan layanan yang mencakup operasional, sales, marketing, serta Value Add Services. Layanan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis sejak pengelolaan barang hingga hubungan dengan pelanggan.

Pada sisi operasional, FAS menyediakan layanan fulfillment, pengiriman, cold chain, dan customer care. Integrasi berbagai layanan tersebut dapat membantu brand mengelola proses bisnis tanpa harus membangun seluruh infrastruktur secara mandiri.

Model layanan seperti ini menjadi semakin relevan ketika bisnis digital berkembang dan kebutuhan konsumen semakin beragam. Brand membutuhkan sistem operasional yang mampu mendukung volume transaksi sekaligus menjaga pengalaman pelanggan.

FAS Dukung Brand yang Ekspansi dari Online ke Offline
Perubahan pola ekspansi bisnis juga menjadi perhatian FAS. Banyak brand yang memulai usaha melalui kanal online sebelum memperluas jangkauan ke toko fisik atau kanal offline.

Alvin menjelaskan pola tersebut mulai banyak terjadi di kalangan pelaku bisnis digital. Setelah memperoleh pengenalan pasar melalui kanal online, sejumlah brand kemudian melihat peluang untuk membangun kehadiran fisik.

“Hari ini mungkin kebanyakan brand memulai bisnisnya dari online, bukan dari offline. Setelah bisnisnya mulai dikenal masyarakat, mereka ingin produknya lebih bernilai di pasar melalui toko,” kata Alvin.

Perpindahan dari online ke offline membuat kebutuhan operasional brand menjadi lebih kompleks. Pelaku usaha perlu mengelola stok, distribusi, layanan pelanggan, dan penjualan melalui kanal yang berbeda secara bersamaan.

Layanan FAS Mencakup Berbagai Kanal Penjualan
FAS menyatakan layanannya tidak terbatas pada bisnis yang menjual produk melalui marketplace. Perusahaan juga dapat mendukung brand yang mengembangkan toko fisik maupun kanal digital milik sendiri.

Pendekatan tersebut memungkinkan brand mengelola strategi penjualan secara lebih fleksibel. Kanal penjualan dapat mencakup marketplace, website resmi, toko fisik, hingga berbagai titik penjualan lainnya.

Dengan model tersebut, kebutuhan operasional dapat disesuaikan dengan karakter dan strategi masing-masing brand. FAS berperan sebagai penyedia layanan pendukung, sementara brand tetap menentukan arah bisnis dan kanal penjualannya.

Website Sendiri Jadi Alternatif bagi Brand
FAS juga melihat website milik sendiri sebagai salah satu pilihan bagi brand yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap marketplace. Kanal tersebut dapat memberikan kendali lebih besar terhadap pengalaman pelanggan.

Menurut Alvin, website sendiri memungkinkan brand memperoleh data pelanggan secara lebih lengkap. Brand juga dapat menggunakan informasi tersebut untuk menyesuaikan pengalaman pelanggan sesuai kebutuhan.

“Mereka bisa mendapatkan data yang lebih lengkap dan terkini. Dengan begitu, mereka dapat mengustomisasi pengalaman untuk customer,” ujar Alvin.

Kepemilikan kanal digital sendiri juga dapat memberikan ruang bagi brand untuk mengembangkan hubungan langsung dengan konsumennya. Strategi tersebut menjadi salah satu pilihan ketika pelaku usaha menghadapi perubahan biaya administrasi dan logistik pada ekosistem marketplace.

Data Pelanggan Mendukung Pengalaman yang Lebih Personal
Data menjadi salah satu aset penting dalam pengembangan bisnis digital. Dengan data yang diperoleh melalui kanal sendiri, brand dapat memahami perilaku konsumen dan mengevaluasi efektivitas strategi penjualan.

Pemanfaatan data tetap membutuhkan pengelolaan yang bertanggung jawab. Brand perlu memperhatikan keamanan informasi serta ketentuan perlindungan data yang berlaku ketika mengelola informasi pelanggan.

Pendekatan berbasis data juga dapat membantu bisnis membuat keputusan yang lebih terukur. Brand dapat menggunakannya untuk mengevaluasi produk, layanan, kampanye pemasaran, dan pengalaman pelanggan.

FAS Buka Layanan untuk Klien di Luar Blibli
FAS tidak hanya melayani kebutuhan Blibli. Perusahaan menyatakan membuka layanan untuk lebih banyak klien dari berbagai brand dan kanal penjualan.

Bayu Sudjono, Operations Director FAS, menjelaskan perusahaan memberikan layanan atas nama brand yang menjadi klien. Dengan demikian, dukungan operasional dapat digunakan untuk berbagai model penjualan.

“Brands ini bisa jualan ke mana saja. Toko juga bisa jual ke mana saja. Kalau bicara offline, Warung Madura pun bisa kami layani,” kata Bayu.

Ia menambahkan bahwa kanal online juga tidak harus bergantung pada Blibli. Brand dapat menggunakan website sendiri sebagai salah satu sarana penjualan langsung kepada konsumen.

Solusi Operasional Jadi Faktor Penting Pertumbuhan Brand
Perkembangan perdagangan digital membuat kebutuhan bisnis tidak lagi berhenti pada kemampuan menjual produk secara online. Brand juga harus mampu mengelola fulfillment, distribusi, layanan pelanggan, pemasaran, dan ekspansi kanal secara efektif.

FAS mencoba mengambil posisi sebagai mitra operasional yang membantu brand menjalankan kebutuhan tersebut. Layanannya mencakup berbagai proses yang dapat mendukung bisnis ketika meningkatkan skala penjualan.

Bagi brand yang memulai bisnis dari online, ekspansi ke offline juga membutuhkan kesiapan infrastruktur. Sebaliknya, bisnis yang sudah memiliki toko fisik dapat memanfaatkan kanal digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Ke depan, kemampuan mengintegrasikan berbagai kanal penjualan akan semakin penting bagi pelaku usaha. Dukungan operasional yang fleksibel dapat membantu brand berkonsentrasi pada pengembangan produk, strategi pemasaran, dan hubungan dengan pelanggan.

Dengan memperluas layanan di luar ekosistem Blibli, FAS berupaya menjangkau kebutuhan brand yang memiliki strategi penjualan lebih beragam. Langkah tersebut menempatkan layanan operasional sebagai salah satu elemen penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis di tengah perkembangan perdagangan digital.

Baca Juga “Cara Optimalkan Listing Produk dengan AI agar Jualan Online Makin Efektif

By setnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *