Fri. Sep 18th, 2026
Pelatihan Bisnis

Ekspor Online Vietnam Tumbuh, Bisnis Perlu Perkuat Keterampilan Praktis
E-commerce lintas batas atau ekspor online semakin menjadi jalur penting bagi bisnis Vietnam untuk memasuki pasar internasional. Model ini memungkinkan perusahaan menjual produk langsung kepada konsumen atau mitra di berbagai negara melalui platform digital.

Baca Juga “BPS Ungkap Alasan Usaha Online Tetap Didata dalam Sensus Ekonomi 2026

Perkembangan tersebut tidak hanya menguntungkan perusahaan besar. Usaha kecil, perusahaan rintisan, koperasi, dan bisnis manufaktur dengan produk yang tepat juga dapat memanfaatkan kanal digital untuk memperluas pasar.

Namun, peluang ekspor online membawa tuntutan baru. Pelaku usaha perlu memahami regulasi negara tujuan, standar produk, perpajakan, logistik, pemasaran digital, hingga strategi membangun merek di pasar internasional.

Karena itu, peningkatan pelatihan praktis menjadi salah satu kebutuhan penting agar bisnis Vietnam mampu memanfaatkan e-commerce lintas batas secara berkelanjutan.

Pasar e-commerce lintas batas terus berkembang
Departemen E-commerce dan Ekonomi Digital, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, menyebut e-commerce semakin diminati sebagai saluran ekspor.

Sejumlah riset internasional juga menunjukkan pertumbuhan pasar yang kuat. Precedence Research memperkirakan nilai pasar e-commerce lintas batas mencapai US$551,23 miliar pada 2025.

Lembaga tersebut memproyeksikan pasar itu dapat melampaui US$2 triliun pada 2034. Proyeksi tersebut mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sekitar 15,44%.

Business Research Insights juga memperkirakan pasar global terus berkembang. Lembaga itu memproyeksikan nilai pasar mencapai US$1.339,79 miliar pada 2026 dan US$4.302,55 miliar pada 2035.

Perbedaan angka antarlembaga penelitian menunjukkan adanya variasi metode dan cakupan pasar. Namun, seluruh proyeksi tersebut mengarah pada tren yang sama.

E-commerce semakin berperan dalam menghubungkan penjual dengan pembeli lintas negara. Perkembangan platform digital juga membuat perusahaan lebih mudah menguji pasar baru tanpa membangun jaringan distribusi tradisional sejak awal.

Vietnam Perlu Meningkatkan Kapasitas Ekspor Digital
Pertumbuhan ekspor online membuka peluang bagi bisnis kecil
Vietnam mulai meningkatkan keterlibatannya dalam perdagangan melalui e-commerce lintas batas. Dalam Forum E-commerce Lintas Batas 2025, pertumbuhan ekspor melalui kanal tersebut diperkirakan mencapai 78%.

Total nilai impor dan ekspor melalui saluran tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$4,45 miliar. Angka ini menunjukkan semakin besarnya peran kanal digital dalam aktivitas perdagangan internasional Vietnam.

Peluang tersebut dapat dimanfaatkan berbagai jenis bisnis. Produk manufaktur, barang konsumen, kerajinan, makanan olahan, dan produk khas daerah dapat memperoleh akses ke konsumen luar negeri melalui platform digital.

Namun, menjual produk secara online ke luar negeri berbeda dari sekadar membuka toko digital. Bisnis harus memastikan produk memenuhi ketentuan pasar tujuan sebelum melakukan ekspansi.

Pelaku usaha juga perlu memahami aturan label, standar keamanan, sertifikasi, pajak, bea masuk, serta ketentuan perlindungan konsumen. Kesalahan dalam salah satu aspek tersebut dapat meningkatkan biaya dan menghambat pengiriman.

Pelatihan praktis harus mencakup seluruh rantai ekspor
Peningkatan kapasitas bisnis sebaiknya tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan marketplace. Pelatihan perlu mengajarkan proses ekspor secara menyeluruh.

Materi dapat mencakup riset pasar, pemilihan negara tujuan, penentuan harga, pengelolaan katalog, pemasaran digital, pembayaran internasional, dan layanan pelanggan.

Bisnis juga membutuhkan pemahaman mengenai logistik dan kepabeanan. Pengetahuan tersebut membantu perusahaan menghitung biaya secara lebih akurat dan mengurangi risiko kesalahan saat mengirimkan barang.

Pelatihan juga perlu memperkenalkan strategi pengelolaan persediaan. Bisnis yang menggunakan gudang di luar negeri harus memahami kebutuhan stok dan biaya penyimpanan sebelum memilih model tersebut.

Model Ekspor Online Semakin Beragam
Marketplace internasional menawarkan akses langsung ke konsumen
Salah satu model yang banyak digunakan adalah penjualan langsung melalui marketplace internasional. Bisnis dapat memasukkan produk ke platform digital dan memilih negara yang menjadi sasaran ekspansi.

Model tersebut memberikan akses ke basis konsumen yang sudah tersedia. Namun, penjual tetap harus memenuhi persyaratan produk, perpajakan, kualitas, serta pendaftaran yang berlaku di platform dan negara tujuan.

Amazon, misalnya, menyediakan sejumlah layanan untuk mendukung perdagangan lintas batas. Layanan tersebut mencakup pemenuhan pesanan melalui FBA, ekspor FBA, pemenuhan jarak jauh, dan pengelolaan toko global.

Model seperti ini memungkinkan bisnis memanfaatkan infrastruktur logistik dan pemenuhan pesanan yang sudah tersedia. Perusahaan kemudian dapat meningkatkan cakupan pasar secara bertahap berdasarkan permintaan.

Platform Asia membantu bisnis memperluas pasar regional
Di Asia, Shopee menjadi salah satu platform yang menyediakan akses ke sejumlah pasar regional. Pasar tersebut mencakup Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.

Platform regional dapat membantu bisnis mengelola pembayaran, pemasaran, dan distribusi. Model ini sesuai bagi perusahaan yang ingin menguji pasar Asia sebelum melakukan ekspansi lebih luas.

Pendekatan bertahap juga membantu bisnis memahami perilaku konsumen di setiap negara. Data penjualan dapat digunakan untuk menentukan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar tertentu.

Model B2B menghubungkan eksportir dengan pembeli korporasi
Alibaba.com menawarkan pendekatan yang berbeda melalui model business-to-business atau B2B. Platform tersebut mempertemukan eksportir dengan importir, distributor, dan pembeli korporasi.

Model B2B tidak berfokus pada pesanan konsumen secara individual. Bisnis dapat menampilkan kemampuan produksi dan pasokan untuk mendapatkan kontrak atau pesanan dalam skala lebih besar.

Karena itu, pelatihan ekspor digital untuk perusahaan B2B perlu mencakup kemampuan membuat profil perusahaan. Bisnis juga harus mampu menjelaskan kapasitas produksi, standar produk, waktu pengiriman, dan kemampuan memenuhi pesanan.

Gudang Luar Negeri Mempercepat Pemenuhan Pesanan
Stok di pasar tujuan dapat mengurangi waktu pengiriman
Selain marketplace, bisnis dapat menggunakan gudang berikat atau gudang di negara tujuan. Produk dikirim terlebih dahulu ke lokasi penyimpanan sebelum konsumen melakukan pembelian.

Ketika pesanan masuk, barang dapat dikirim dari gudang yang lebih dekat dengan pelanggan. Model tersebut berpotensi mempercepat pengiriman dan membuat proses pemenuhan pesanan lebih efisien.

Namun, penggunaan gudang luar negeri membutuhkan perencanaan inventaris yang lebih matang. Bisnis harus memperhitungkan biaya penyimpanan, permintaan, arus kas, dan risiko produk tidak terjual.

Karena itu, pelatihan praktis perlu mengajarkan cara menghitung kebutuhan stok. Peserta juga perlu memahami kapan penggunaan gudang luar negeri lebih menguntungkan dibanding pengiriman langsung dari Vietnam.

Konten dan Livestreaming Membuka Jalur Baru
Discovery commerce menggabungkan hiburan dengan penjualan
Perdagangan digital juga berkembang melalui model discovery commerce atau shoppertainment. TikTok Shop menjadi salah satu contoh model yang menggabungkan konten, hiburan, dan transaksi.

Dalam model ini, konsumen tidak selalu datang ke platform dengan tujuan mencari produk tertentu. Mereka dapat menemukan produk melalui video pendek, livestreaming, dan konten kreator.

Strategi tersebut membuka peluang bagi bisnis Vietnam untuk menggunakan konten lokal. Perusahaan dapat bekerja sama dengan kreator di pasar tujuan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen setempat.

Namun, strategi konten membutuhkan kemampuan tambahan. Bisnis harus memahami budaya, bahasa, tren konsumen, dan karakter komunikasi di negara sasaran.

Pelatihan praktis karena itu perlu mencakup pembuatan konten dan strategi livestreaming. Pelaku usaha juga perlu mempelajari cara mengukur kinerja kampanye berdasarkan data penjualan dan interaksi konsumen.

baca Juga “Bagaimana bisnis online melakukan pembayaran pajak sementara sambil menunggu ambang batas pajak yang disederhanakan dinaikkan?

By setnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *