Mon. Aug 24th, 2026
Bisnis Online

Program Grow My Business Perkuat Bisnis Online Milik Perempuan di Vietnam

Program Grow My Business yang dijalankan Center for Women’s Development Support (CWD), The Asia Foundation (TAF), dan Visa mendorong penguatan kemampuan bisnis digital bagi pengusaha perempuan di Vietnam. Program ini membantu pelaku usaha mengadopsi teknologi, memperluas penjualan online, serta meningkatkan akses terhadap pelanggan.

Baca Juga “Tingkatkan Keterampilan dan Kemampuan Perempuan Disabilitas, bank bjb adakan Pendidikan dan Pelatihan Menjahit

Setelah tiga tahun pelaksanaan, penyelenggara mencatat lebih dari 94 persen bisnis peserta telah menggunakan solusi digital dalam operasional harian. Sebanyak 75 persen peserta juga memperluas kegiatan usaha ke kanal penjualan online.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa keterampilan digital semakin penting bagi usaha mikro dan kecil. Penggunaan kanal online dapat membantu pelaku usaha menjangkau pelanggan baru dan menciptakan ruang pertumbuhan pendapatan.

Digitalisasi Perkuat Kapasitas Bisnis Milik Perempuan

Grow My Business mengembangkan pendekatan yang menggabungkan pelatihan, pendampingan, dan jaringan dukungan. Model tersebut dirancang agar peserta dapat menerapkan keterampilan bisnis secara langsung dalam kegiatan operasional.

Program ini juga diselaraskan dengan agenda transformasi digital dan inklusi keuangan Vietnam. Pendekatan pembelajaran campuran memungkinkan peserta mengikuti materi secara mandiri melalui platform digital.

Selain pembelajaran online, peserta memperoleh pendampingan dan kesempatan membangun jaringan. Kombinasi tersebut membantu pemilik usaha meningkatkan kemampuan manajemen, pemasaran, serta pemanfaatan teknologi.

Data program menunjukkan lebih dari 97 persen peserta melaporkan peningkatan kemampuan bisnis. Sebanyak 94 persen peserta memperluas basis pelanggan, sementara 95 persen meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui platform digital.

Pelatihan Bisnis Terhubung dengan Peluang Pasar Online

Program tidak hanya berfokus pada pengenalan teknologi. Peserta juga dibekali pengetahuan praktis yang dapat digunakan untuk mengelola dan mengembangkan bisnis.

Kemampuan tersebut mencakup pengelolaan bisnis, literasi keuangan, dan keterampilan digital. Peserta kemudian didorong menerapkan pengetahuan tersebut dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Pendekatan ini penting karena digitalisasi bisnis tidak berhenti pada penggunaan media online. Pemilik usaha juga perlu memahami cara mengelola pelanggan, mengembangkan produk, dan mengoptimalkan proses bisnis.

Pengalaman program menunjukkan bahwa dukungan digital dapat membantu mengubah keterampilan menjadi aktivitas pertumbuhan. Akses terhadap mentor dan jaringan juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Program Latih 480 Mentor dan Dukung 100 Usaha

Untuk memperluas dampak di tingkat lokal, Grow My Business melatih 480 mentor dari sejumlah lembaga keuangan mikro. Mitra tersebut antara lain TYM, Thanh Hoa MFI, dan VietED.

Para mentor berperan mendekatkan pendampingan bisnis kepada masyarakat. Kehadiran mereka juga membantu peserta memperoleh akses terhadap pengetahuan dan dukungan setelah mengikuti pelatihan.

Program tersebut turut menyediakan pendanaan inkubasi bagi 100 usaha milik perempuan melalui Dana Tantangan Pengembangan Usaha. Pendanaan ini diarahkan untuk mendukung inovasi dan pengembangan bisnis.

Kolaborasi dengan lembaga keuangan mikro menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses sumber daya. Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga dukungan finansial untuk menerapkan rencana pengembangan.

Kolaborasi Publik-Swasta Dukung Transformasi Digital

Grow My Business menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan perempuan di Vietnam. Kolaborasi melibatkan organisasi pembangunan, lembaga keuangan, serta mitra pemerintah.

Menurut Visa, pendekatan tersebut membantu memperluas akses terhadap teknologi dan sumber daya keuangan. Dukungan juga diarahkan kepada komunitas yang menghadapi hambatan dalam mengembangkan usaha.

Direktur Senior Dampak Sosial dan Pembangunan Berkelanjutan Visa Asia Pasifik Le Xuan Linh mengatakan pemberdayaan pengusaha perempuan dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas. Menurutnya, keterampilan bisnis dan perangkat digital dapat mendukung penciptaan lapangan kerja serta perdagangan lokal.

Direktur Center for Women and Development Duong Thi Ngoc Linh menilai peningkatan kemampuan manajemen dan adopsi teknologi dapat memperkuat usaha perempuan. Menurutnya, manfaat tersebut juga dapat dirasakan keluarga dan komunitas.

Sementara itu, Kepala Asia Foundation di Vietnam Erin Steinhauer menekankan pentingnya dukungan yang sesuai dengan kebutuhan pengusaha perempuan. Pendampingan dan jaringan dinilai membantu peserta menerapkan keterampilan baru dengan lebih percaya diri.

Adopsi Pembayaran Digital Berpotensi Dorong Pendapatan

Konteks digitalisasi usaha di Vietnam juga terlihat dari survei Visa terhadap 350 usaha kecil dan menengah. Survei tersebut berfokus pada usaha mikro serta bisnis yang dipimpin perempuan.

Hasil survei menunjukkan 62 persen bisnis yang dipimpin perempuan melaporkan peningkatan pendapatan setelah menggunakan pembayaran digital. Sebanyak 73 persen responden juga menyebut pengelolaan bisnis menjadi lebih mudah setelah mengadopsi pembayaran digital.

Usaha kecil dan menengah memiliki peran besar dalam perekonomian Vietnam. Data yang dikutip Visa menyebut sektor tersebut mencakup sekitar 96 persen dari seluruh bisnis dan mempekerjakan 47 persen tenaga kerja.

Temuan tersebut memperkuat pentingnya kemampuan digital bagi pengusaha perempuan. Namun, adopsi teknologi perlu berjalan bersama peningkatan literasi keuangan, kemampuan bisnis, dan akses terhadap pembiayaan.

Visa Perluas Dukungan untuk UKM Vietnam

Visa juga melanjutkan dukungan terhadap digitalisasi usaha kecil dan menengah di Vietnam melalui berbagai kemitraan. Perusahaan tersebut menyebut telah mendukung transformasi digital lebih dari 94.000 UKM di negara tersebut.

Menurut data yang disampaikan Visa, adopsi pembayaran digital di kalangan UKM yang didukung meningkat 138 persen pada 2025. Angka tersebut menunjukkan semakin pentingnya kanal digital dalam aktivitas usaha.

Visa sebelumnya juga menyatakan komitmen menyediakan dana 100 juta dolar AS selama lima tahun untuk memperluas akses bagi UKM yang kurang terlayani dan bisnis yang dipimpin perempuan di kawasan APEC.

Di sisi lain, Visa menyediakan platform pembelajaran Practical Business Skills yang memuat materi tentang pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, dan operasional. Materi tersebut ditujukan untuk membantu pemilik usaha kecil meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis.

Penguatan Bisnis Online Jadi Langkah Berikutnya

Program Grow My Business menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi instrumen penguatan bisnis perempuan ketika disertai pelatihan dan pendampingan. Akses terhadap kanal online memberi peluang bagi usaha kecil untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Keberlanjutan dampak tetap membutuhkan dukungan ekosistem. Pelatihan, mentor, pembiayaan, teknologi, dan akses pasar perlu berjalan secara terintegrasi agar digitalisasi menghasilkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Dengan semakin luasnya penggunaan teknologi digital, pengusaha perempuan memiliki peluang untuk memperkuat daya saing dan memperluas pasar. Kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan peluang tersebut dapat diakses lebih banyak pelaku usaha.

Baca Juga “Visa telah mendukung lebih dari 27.000 pemilik bisnis wanita dalam transformasi digital dan ekspansi bisnis mereka.

By setnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *