Mon. Jul 27th, 2026
Dinkop Cilegon

Dinkop Kota Cilegon Dorong UMKM Beralih ke Digital Marketing Melalui Media Sosial

Dinas Koperasi (Dinkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Cilegon mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace. Langkah ini dilakukan agar UMKM mampu mengikuti perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada platform digital.

Melalui kegiatan Pelatihan Marketplace Digital, Dinkop dan UKM Kota Cilegon memberikan edukasi mengenai strategi pemasaran online kepada para pelaku usaha. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan UMKM dalam mempromosikan produk, memperluas pasar, dan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung pertumbuhan bisnis.

Baca Juga “Kemenpar RI Bekali Pelaku Wisata Pacitan dengan Strategi Digital Marketing

Pelatihan Digital Marketing Bantu UMKM Optimalkan Media Sosial

Kepala Dinkop dan UKM Kota Cilegon Didin S Maulana menjelaskan bahwa pelaku usaha perlu mulai memahami penggunaan internet, khususnya dalam mengakses berbagai platform digital untuk pemasaran produk.

Menurutnya, media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform digital lainnya dapat menjadi sarana efektif bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.

“Ini penting sekarang agar pelaku usaha bisa mempromosikan produknya melalui digital seperti media sosial seperti TikTok, Instagram, dan lainnya,” ujar Didin setelah kegiatan Pelatihan Marketplace Digital di Aula Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon.

Didin menilai penguasaan digital marketing dapat membantu UMKM meningkatkan skala usaha. Pemanfaatan jaringan digital juga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk membangun hubungan dengan pelanggan secara lebih cepat dan efisien.

Ia menegaskan bahwa perubahan pola pemasaran menjadi kebutuhan bagi UMKM di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, pelaku usaha yang masih mengandalkan metode pemasaran konvensional perlu mulai beradaptasi agar tidak tertinggal.

“Sekarang sudah zaman modernisasi. Kalau UMKM tidak bisa memasarkan produknya melalui digital akan ketinggalan zaman. Kita harus tetap mengikuti perkembangan, sehingga tidak bisa hanya menggunakan pola-pola tradisional,” katanya.

Ribuan UMKM Cilegon Didorong Adaptasi Dengan Ekosistem Digital

Dinkop dan UKM Kota Cilegon mencatat terdapat sekitar 18.000 UMKM yang telah masuk dalam basis data pemerintah daerah. Jumlah tersebut menjadi potensi ekonomi yang perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas, termasuk kemampuan pemasaran digital.

Didin berharap pelatihan digital marketing dapat memberikan pengetahuan baru kepada pelaku UMKM. Program ini juga diharapkan mampu mengubah pola pikir pelaku usaha agar lebih terbuka terhadap teknologi dan strategi bisnis modern.

Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan UMKM. Dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas oleh lokasi geografis.

Selain itu, kehadiran platform digital memungkinkan UMKM melakukan promosi secara lebih terukur. Pelaku usaha dapat mempelajari respons konsumen, mengembangkan strategi konten, dan meningkatkan kualitas layanan berdasarkan data interaksi pelanggan.

Pemerintah Kota Cilegon Dukung Pemasaran Produk UMKM Secara Online

Asisten Daerah I Pemerintah Kota Cilegon Tatang Muftadi turut mendukung program penguatan pemasaran digital bagi UMKM. Ia menilai inovasi pemasaran melalui teknologi menjadi bagian dari upaya mewujudkan ekosistem ekonomi yang lebih modern.

Menurut Tatang, digitalisasi UMKM sejalan dengan visi pembangunan Kota Cilegon yang mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor. Pemerintah daerah berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial sebagai kanal utama untuk memperkenalkan produk lokal.

“Pelaku UMKM disponsori oleh Dinas Koperasi diajak untuk melakukan pemasaran online produk UMKM Cilegon lewat media sosial,” ujar Tatang.

Dukungan pemerintah terhadap digitalisasi UMKM diharapkan mampu memperkuat daya saing usaha lokal. Dengan kemampuan pemasaran yang lebih baik, produk UMKM Cilegon memiliki peluang lebih besar untuk dikenal oleh masyarakat luas.

Peserta Pelatihan Rasakan Manfaat Strategi Pemasaran Digital

Salah satu peserta pelatihan, Lusiana, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Dinkop dan UKM Kota Cilegon. Ia menilai materi yang diberikan membantu pelaku usaha memahami cara memasarkan produk melalui kanal digital.

Menurut Lusiana, pelatihan tersebut memberikan wawasan mengenai strategi pemasaran digital yang sebelumnya belum banyak dipahami oleh pelaku UMKM.

“Melalui pelatihan ini kami banyak diajari tentang trik pemasaran digital. Sebab selama ini pemasaran yang kami lakukan masih berantakan,” ungkapnya.

Melalui program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, Dinkop dan UKM Kota Cilegon berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital. Adaptasi ini menjadi langkah penting untuk menciptakan UMKM yang lebih kompetitif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Baca Juga “Mahasiswa KKN Untag Surabaya Tingkatkan Daya Saing UMKM Kedai Mama Lela melalui Inovasi Kemasan, Branding, dan Digital Marketing

By setnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *