UMKM Minggir Sleman Tingkatkan Pemasaran Digital Lewat Pelatihan BMM
Pelatihan Digital Marketing Bekali Pelaku UMKM Kuasai Promosi Online
Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program UMKM Naik Kelas. Kali ini, BMM menggelar Pelatihan Pemasaran Digital bagi UMKM binaan di Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung di PLUT KUMKM Kabupaten Sleman.
Program tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang lebih efektif. Dengan kemampuan digital yang lebih baik, peserta diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, serta mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Baca Juga “KKN 59 UINSA Dampingi Pelaku UMKM Kaligerman Kuasai Strategi Digital Marketing di Era Modern“
Pelatihan menghadirkan praktisi digital marketing Achmad Muzaki Bintar C., S.E. sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar pemasaran digital, pentingnya membangun identitas bisnis, tahapan customer journey, hingga strategi memanfaatkan berbagai platform digital untuk promosi usaha.
Peserta Belajar Mengoptimalkan Media Sosial dan Google Business Profile
Selama pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai kanal pemasaran digital yang banyak digunakan pelaku usaha. Platform tersebut meliputi Google Business Profile atau Google Maps, WhatsApp Business, Instagram, Facebook, hingga TikTok.
Narasumber menjelaskan cara membangun profil bisnis yang profesional, menyusun konten promosi yang menarik, serta menjaga konsistensi komunikasi dengan pelanggan melalui media sosial. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya identitas merek sebagai bagian dari strategi pemasaran jangka panjang.
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan sesi teori dan praktik. Peserta langsung membuat atau mengoptimalkan akun media sosial usahanya, mengecek ketersediaan nama merek dagang, memperbarui informasi usaha di Google Maps, serta mempraktikkan penyusunan konten promosi sesuai karakter bisnis masing-masing.
Selain itu, peserta saling memberikan ulasan pada Google Business Profile, mengikuti akun media sosial sesama peserta, memberikan komentar, serta membagikan konten sebagai bentuk dukungan untuk memperluas jangkauan promosi.
Diskusi Interaktif Bantu UMKM Memecahkan Tantangan Pemasaran
Sesi diskusi menjadi salah satu bagian yang paling aktif selama pelatihan. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai strategi pemasaran digital yang dapat langsung diterapkan pada usaha mereka.
Topik yang dibahas meliputi pengecekan nama merek dagang, optimalisasi Google Business Profile, penyusunan caption promosi yang menarik, waktu terbaik untuk mengunggah konten, hingga pemanfaatan testimoni pelanggan sebagai sarana membangun kepercayaan konsumen.
Setiap peserta juga memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung mengenai akun media sosial usahanya. Pendampingan tersebut membantu pelaku UMKM memahami langkah-langkah praktis untuk meningkatkan kualitas promosi digital.
Nilai Evaluasi Meningkat Setelah Mengikuti Pelatihan
Efektivitas pelatihan terlihat dari hasil evaluasi yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Nilai rata-rata pre-test peserta tercatat sebesar 98, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 100.
Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing dan penerapannya dalam pengembangan usaha. Selain teori, praktik langsung selama pelatihan dinilai membantu peserta lebih mudah memahami materi.
Salah satu peserta, Sri Handayani, mengaku memperoleh pengalaman baru karena pelatihan tidak hanya berisi penjelasan materi, tetapi juga praktik secara langsung.
Ia mengatakan kini mampu membuat akun Instagram khusus untuk usahanya serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk membantu menyusun caption promosi ketika mengalami kesulitan memilih kata-kata pemasaran.
Peserta lainnya, Yuwantiningsih, menyampaikan bahwa pelatihan membantunya memahami cara mengelola identitas usaha di platform digital. Ia juga memperoleh kesempatan berkonsultasi mengenai tampilan akun media sosial agar lebih menarik bagi calon pelanggan.
Komitmen UMKM Perkuat Promosi Digital Secara Berkelanjutan
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta berkomitmen mengunggah konten promosi secara rutin sedikitnya satu kali setiap minggu. Mereka juga sepakat saling mendukung melalui pemberian ulasan, komentar, serta membagikan konten sesama pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan promosi.
Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pemasaran digital yang saling menguatkan di kalangan UMKM binaan.
Melalui Program UMKM Naik Kelas, BMM berharap pelaku usaha di Kapanewon Minggir semakin siap menghadapi perubahan perilaku konsumen yang kini semakin mengandalkan platform digital. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan pemanfaatan teknologi secara optimal, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Baca Juga “MMA Indonesia Q2 2026: Data Insights Perilaku Konsumen dan Pemasaran Digital“
