INDONESIA CERDAS FEST 2026 DI UBSI PONTIANAK ANGKAT STRATEGI MEDIA DAN DIGITAL BRANDING
PRAKTISI INDUSTRI UNGKAP REALITAS MEDIA, EVENT, DAN PERSONAL BRANDING
Di balik konten viral, berita digital, dan kemeriahan sebuah acara, terdapat proses strategis yang kompleks dan terstruktur. Proses ini akan dibahas secara langsung oleh para praktisi industri dalam Indonesia Cerdas Fest 2026 yang digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak pada 24 Februari 2026.
Kegiatan ini dirancang sebagai forum edukatif yang menghubungkan dunia akademik dengan realitas industri. Melalui diskusi interaktif, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh wawasan praktis dari pengalaman profesional para narasumber.
Baca Juga “Pelatihan UMKM: Strategi Digital Marketing Melalui Platform E-Commerce“
Tiga praktisi dari sektor media, event, dan digital branding akan hadir untuk membagikan strategi serta tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Kehadiran mereka diharapkan dapat membuka perspektif baru bagi mahasiswa dalam mempersiapkan karier di era digital.
Muhammad Rifqi Firdaus, Chief Business Officer MileniaNews.com, akan mengulas dinamika industri media digital yang terus berubah. Ia menyoroti pergeseran perilaku konsumsi informasi, meningkatnya persaingan konten, serta pentingnya inovasi dalam mempertahankan audiens.
Menurutnya, media saat ini tidak hanya bersaing dalam kecepatan informasi, tetapi juga dalam kualitas, kredibilitas, dan strategi distribusi. Adaptasi terhadap algoritma platform digital dan pemanfaatan data menjadi kunci keberhasilan media modern.
Dari sektor event, Syaifur Rahmatullah selaku Chief Business Officer KIAN EO akan membahas manajemen acara profesional. Ia menjelaskan bahwa kesuksesan sebuah event tidak hanya bergantung pada konsep kreatif, tetapi juga pada perencanaan matang, eksekusi detail, serta koordinasi tim yang solid.
Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa manajemen risiko dan komunikasi antar tim menjadi faktor krusial dalam memastikan acara berjalan lancar. Hal ini menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa yang tertarik pada industri event.
Sementara itu, Achmad Rifai, Chief Digital Officer DICO, akan mengupas strategi personal branding dan pengelolaan media sosial. Ia menekankan bahwa kehadiran digital yang kuat kini menjadi kebutuhan utama, baik bagi individu maupun organisasi.
Personal branding tidak lagi sekadar citra, tetapi menjadi aset profesional yang dapat membuka peluang karier. Pengelolaan konten yang konsisten, autentik, dan relevan menjadi kunci dalam membangun reputasi di ruang digital.
Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami bagaimana strategi media, event, dan digital branding saling terhubung dalam ekosistem industri kreatif. Mahasiswa juga dapat menggali insight praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kepala Kampus UBSI Pontianak, Ir. Eri Bayu Pratama, menegaskan pentingnya keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran. Ia menyatakan bahwa interaksi langsung dengan pelaku industri membantu mahasiswa memahami penerapan teori dalam situasi nyata.
Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang dinamis. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki gambaran konkret tentang tantangan dan peluang di industri.
Indonesia Cerdas Fest 2026 diikuti oleh mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU) dan Beasiswa Talenta Digital (BTD). Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi serta pengembangan soft skills dan hard skills mahasiswa.
Secara lebih luas, kegiatan ini juga sejalan dengan tren kebutuhan industri terhadap talenta digital yang adaptif. Berdasarkan berbagai laporan industri, permintaan tenaga kerja di bidang digital marketing, media, dan teknologi terus meningkat setiap tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan lintas bidang, seperti komunikasi, analisis data, dan kreativitas, menjadi semakin penting. Mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing di pasar kerja global.
Sebagai kampus digital kreatif, UBSI berupaya menghadirkan ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Indonesia Cerdas Fest 2026 menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri.
Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dunia kerja. Mereka tidak hanya belajar dari teori, tetapi juga dari pengalaman nyata para profesional.
Ke depan, sinergi antara dunia pendidikan dan industri akan menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten. Kegiatan seperti ini dapat menjadi model pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan pendekatan yang aplikatif dan berbasis pengalaman, Indonesia Cerdas Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah inspirasi bagi generasi muda untuk membangun karier di industri digital yang terus berkembang.
Baca Juga “Puluhan Santri Antusias Ikuti Pelatihan Digital Branding di Pemalang“
