<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>setnis, Author at elevoramedia.id</title>
	<atom:link href="https://elevoramedia.id/author/setnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://elevoramedia.id/author/setnis/</link>
	<description>Strategi Pemasaran Digital &#38; Optimasi Branding Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 14:32:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>
	<item>
		<title>Poliban Perkuat Kapasitas UMKM Desa Bumijaya</title>
		<link>https://elevoramedia.id/poliban-perkuat-kapasitas-umkm-desa-bumijaya/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/poliban-perkuat-kapasitas-umkm-desa-bumijaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 14:32:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEO & Content Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bumijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Poliban]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Poliban Perkuat Kapasitas UMKM Desa Bumijaya melalui AI Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, membantu pelaku UMKM Desa Bumijaya, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut meningkatkan kemampuan pemasaran digital. Pendampingan tersebut memperkenalkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mengembangkan strategi promosi. Pelaku UMKM mendapatkan materi sekaligus praktik untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/poliban-perkuat-kapasitas-umkm-desa-bumijaya/">Poliban Perkuat Kapasitas UMKM Desa Bumijaya</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Poliban Perkuat Kapasitas UMKM Desa Bumijaya melalui AI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, membantu pelaku UMKM Desa Bumijaya, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut meningkatkan kemampuan pemasaran digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan tersebut memperkenalkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mengembangkan strategi promosi. Pelaku UMKM mendapatkan materi sekaligus praktik untuk mengoptimalkan media sosial dan kanal digital sesuai karakter produk masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://darilaut.id/berita/kementerian-ekraf-dorong-akselerasi-model-bisnis-media-digital-bersama-amsi">Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Penguatan Kapasitas UMKM melalui Adopsi Artificial Intelligence di Era Ekonomi Digital”. Program ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Poliban Dorong UMKM Adaptif terhadap Perkembangan AI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator Program Studi Bisnis Digital Poliban, Rudy Haryanto, S.Sos., M.M., mengatakan pelaku UMKM perlu memahami penggunaan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pelaku usaha tidak perlu menguasai teknologi secara mendalam untuk mulai menggunakan AI. Mereka dapat memanfaatkan teknologi tersebut berdasarkan kebutuhan bisnis yang dihadapi sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pelaku UMKM tidak harus menjadi ahli teknologi untuk dapat memanfaatkan AI. Yang penting adalah memahami kebutuhan usaha, mengetahui cara memberikan instruksi yang tepat, serta mampu menyesuaikan hasil AI dengan karakter produk dan kebutuhan pelanggan,” ujar Rudy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemahaman tersebut menjadi penting karena AI dapat menghasilkan berbagai jenis materi dalam waktu relatif singkat. Namun, pelaku usaha tetap perlu memeriksa dan menyesuaikan hasilnya agar informasi yang disampaikan sesuai dengan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UMKM Desa Bumijaya Punya Potensi Ekonomi Lokal</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Bumijaya memiliki aktivitas ekonomi yang cukup beragam. Berdasarkan data yang digunakan dalam kegiatan pengabdian tersebut, terdapat 29 unit industri kecil dan menengah yang menyerap 68 tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian besar unit usaha bergerak pada sektor makanan. Selain itu, terdapat usaha kerajinan serta rumah makan dan restoran yang turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan perdagangan juga berkembang melalui keberadaan toko, kios, dan warung serba ada. Berbagai jenis usaha tersebut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi lokal Desa Bumijaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Potensi tersebut memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar melalui kanal digital. Media sosial dan platform e-commerce dapat membantu produk lokal menjangkau konsumen di luar lingkungan sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penggunaan kanal digital oleh sebagian pelaku usaha belum sepenuhnya optimal. Beberapa pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam mengelola konten dan membangun interaksi dengan calon pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan Fokus pada Strategi Konten Digital</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim dosen Program Studi Bisnis Digital Poliban memberikan pelatihan yang berfokus pada kebutuhan pemasaran digital UMKM. Materi mencakup literasi digital, strategi pembuatan konten, penggunaan hashtag, dan penyusunan call-to-action.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta juga belajar memperbaiki tampilan profil akun usaha. Informasi bisnis, kontak, dan jalur pemesanan diarahkan agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim memperkenalkan AI sebagai alat untuk membantu mencari ide konten dan membuat rancangan caption promosi. Peserta juga belajar menyusun kalender konten sederhana untuk menjaga konsistensi aktivitas pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membantu pelaku usaha mengembangkan materi promosi berdasarkan produk yang mereka miliki. Konten yang dibuat tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga dapat digunakan untuk memperkenalkan karakter dan keunggulan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Praktik Membuat Konten dengan Bantuan AI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi. Peserta langsung mencoba mengembangkan ide konten berdasarkan produk usaha masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk yang digunakan dalam praktik mencakup makanan, kerajinan, dan usaha kuliner. Tim pendamping kemudian membantu peserta menyusun caption yang lebih sesuai dengan target konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta juga belajar menyesuaikan hasil AI dengan karakter produk lokal. Informasi mengenai kontak dan tautan pemesanan turut diperjelas agar konsumen dapat melanjutkan proses pembelian dengan lebih mudah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua tim pelaksana, Hairul Anwar, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan kreativitas pemilik usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“AI dapat membantu pelaku usaha menemukan ide promosi dan menyusun konten lebih cepat. Namun, hasilnya tetap perlu diperiksa, disunting, dan disesuaikan dengan produk serta bahasa pelanggan agar komunikasi pemasarannya tetap autentik,” jelas Hairul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menempatkan AI sebagai alat bantu dalam proses pemasaran. Pemilik usaha tetap bertanggung jawab memastikan informasi, gaya komunikasi, dan materi promosi sesuai dengan kondisi bisnis sebenarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim Poliban Siapkan Pendampingan Lanjutan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa metode, mulai dari pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, hingga pendampingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba teknologi berdasarkan kebutuhan usaha mereka. Hasil awal kegiatan mencakup materi pelatihan, dokumentasi, rancangan konten promosi, serta kalender konten sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim pelaksana terdiri atas Hairul Anwar sebagai ketua bersama Rahmatul Jannatin Naimah, S.E., M.M., dan Huda Sya’rawi, S.H., M.M. Dua mahasiswa juga dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan mahasiswa sekaligus menjadi bentuk penerapan tridharma perguruan tinggi. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung kebutuhan pelaku usaha dan penerapan ilmu bisnis digital di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan AI Diharapkan Perluas Pasar UMKM</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program penguatan kapasitas UMKM tersebut juga dikaitkan dengan sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Fokusnya mencakup SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu UMKM Desa Bumijaya memperluas jangkauan pemasaran. Kemampuan membuat konten secara lebih terencana juga dapat membantu pelaku usaha membangun kehadiran digital secara konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, penerapan AI tetap membutuhkan evaluasi dari pemilik usaha. Hasil yang dibuat teknologi perlu disesuaikan dengan identitas merek, karakter produk, serta kebutuhan pelanggan agar komunikasi tetap relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, tim Program Studi Bisnis Digital Poliban berencana melanjutkan pendampingan bagi peserta. Pemantauan akan mencakup konsistensi unggahan, pengelolaan profil media sosial, penggunaan caption, optimalisasi tautan pemesanan, dan kebutuhan pengembangan berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan berkelanjutan tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM tidak sekadar mengenal AI, tetapi mampu mengintegrasikannya secara bertahap dalam kegiatan pemasaran. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi salah satu alat untuk memperkuat daya saing usaha lokal Desa Bumijaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.umku.ac.id/asah-kemampuan-konten-kreatif-bisnis-digital-umku-gelar-next-gen-creator-workshop/">Asah Kemampuan Konten Kreatif, Bisnis Digital UMKU Gelar “Next Gen Creator Workshop”</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/poliban-perkuat-kapasitas-umkm-desa-bumijaya/">Poliban Perkuat Kapasitas UMKM Desa Bumijaya</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/poliban-perkuat-kapasitas-umkm-desa-bumijaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>idEA: E-Commerce Indonesia Kini Kejar Pertumbuhan Berkualitas</title>
		<link>https://elevoramedia.id/idea-e-commerce-indonesia-kini-kejar-pertumbuhan-berkualitas/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/idea-e-commerce-indonesia-kini-kejar-pertumbuhan-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 14:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEO & Content Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[idEA]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=575</guid>

					<description><![CDATA[<p>idEA: E-Commerce Indonesia Mulai Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas Industri e-commerce Indonesia masih mencatat perkembangan positif sepanjang semester I-2026. Namun, arah pertumbuhan bisnis digital mulai berubah karena pelaku industri tidak lagi hanya mengejar peningkatan jumlah transaksi. Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Budi Primawan mengatakan perusahaan e-commerce kini mulai memperhatikan kualitas pertumbuhan. Efisiensi operasional, profitabilitas, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/idea-e-commerce-indonesia-kini-kejar-pertumbuhan-berkualitas/">idEA: E-Commerce Indonesia Kini Kejar Pertumbuhan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">idEA: E-Commerce Indonesia Mulai Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri e-commerce Indonesia masih mencatat perkembangan positif sepanjang semester I-2026. Namun, arah pertumbuhan bisnis digital mulai berubah karena pelaku industri tidak lagi hanya mengejar peningkatan jumlah transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Budi Primawan mengatakan perusahaan e-commerce kini mulai memperhatikan kualitas pertumbuhan. Efisiensi operasional, profitabilitas, dan keberlanjutan bisnis menjadi pertimbangan yang semakin penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rri.co.id/sabang/ekonomi/bisnis/2763256/bisnis-digital-perlu-perhatikan-etika-dan-prinsip-syariah">Bisnis Digital Perlu Perhatikan Etika dan Prinsip Syariah</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan strategi tersebut terjadi ketika aktivitas masyarakat di ekosistem digital tetap menunjukkan pertumbuhan. Kondisi ini memberikan ruang bagi industri e-commerce untuk terus berkembang sekaligus mendorong perusahaan membangun model bisnis yang lebih sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transaksi Digital Tetap Tumbuh pada Semester I-2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budi mengatakan aktivitas masyarakat melalui kanal digital masih berada dalam tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan transaksi pembayaran digital yang terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Berdasarkan data Bank Indonesia, volume transaksi pembayaran digital pada Juli 2026 mencapai sekitar 5,50 miliar transaksi.</mark> Angka tersebut tumbuh 28,69 persen secara tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan transaksi pembayaran digital menunjukkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan berbasis teknologi. Kebiasaan tersebut turut menciptakan peluang bagi perdagangan melalui platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini menunjukkan bahwa kebiasaan masyarakat menggunakan layanan digital, termasuk untuk transaksi dan belanja, masih terus berkembang,” ujar Budi kepada Kontan.co.id, Senin, 28 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung aktivitas e-commerce. Namun, peningkatan transaksi tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran yang diperhatikan pelaku industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku E-Commerce Mulai Mengejar Efisiensi Bisnis</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Budi, industri e-commerce mulai mengubah pendekatan dalam mengelola pertumbuhan. Pelaku usaha kini berusaha memastikan peningkatan aktivitas bisnis dapat berjalan seiring dengan kemampuan menghasilkan keuntungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pertumbuhan industri kini tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan transaksi, tetapi mulai bergeser pada kualitas pertumbuhan, efisiensi, profitabilitas, dan keberlanjutan bisnis,” kata Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut menunjukkan adanya perhatian lebih besar terhadap kesehatan bisnis dalam jangka panjang. Perusahaan perlu mengelola biaya operasional sekaligus mempertahankan kemampuan melayani konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi juga berkaitan dengan pengelolaan logistik dan penggunaan teknologi. Pelaku industri dapat mengoptimalkan berbagai proses agar biaya yang dikeluarkan sebanding dengan pertumbuhan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan ketika persaingan antarpemain e-commerce semakin ketat. Perusahaan perlu mencari keseimbangan antara menarik konsumen, menjaga kualitas layanan, dan mempertahankan kinerja keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ramadan dan Pembayaran Digital Topang Aktivitas E-Commerce</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah faktor turut mendukung kinerja e-commerce Indonesia selama semester I-2026. Budi menyebut daya beli masyarakat menjadi salah satu unsur yang memengaruhi aktivitas perdagangan melalui kanal digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momentum Ramadan dan Lebaran juga memberikan dorongan terhadap kegiatan belanja. Periode tersebut secara umum meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai kategori produk dan layanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kampanye tanggal kembar turut menjadi bagian dari strategi pemasaran di platform digital. Program promosi dapat mendorong konsumen melakukan pembelian dalam periode tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan penggunaan pembayaran digital juga memberikan kemudahan dalam proses transaksi. Masyarakat dapat menyelesaikan pembayaran melalui berbagai layanan digital yang semakin banyak digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi operasional, efisiensi logistik turut mendukung perkembangan e-commerce. Kemampuan mengelola pengiriman dengan lebih efektif menjadi bagian penting dalam menjaga pengalaman konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan tersebut juga didukung semakin banyaknya pelaku usaha yang masuk ke kanal digital. Bagi pelaku UMKM, platform digital dapat menjadi sarana untuk memperluas jangkauan pasar tanpa hanya mengandalkan penjualan secara konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regulasi dan Persaingan Jadi Tantangan Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah prospek yang masih positif, industri e-commerce tetap menghadapi sejumlah tantangan. Budi menyebut dinamika regulasi dan biaya kepatuhan sebagai beberapa faktor yang perlu diperhatikan perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan ketentuan dapat memengaruhi cara pelaku industri menjalankan kegiatan usaha. Perusahaan perlu menyesuaikan proses bisnis agar tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persaingan yang semakin ketat juga mendorong perusahaan mengevaluasi strategi masing-masing. Pelaku industri tidak cukup hanya meningkatkan jumlah pengguna atau transaksi tanpa memperhatikan struktur biaya dan kemampuan menghasilkan keuntungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Industri juga sedang menyesuaikan diri dengan dinamika regulasi, biaya kepatuhan, kompetisi yang semakin ketat, dan tuntutan untuk membangun model bisnis yang lebih sehat,” ujar Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut membuat efisiensi menjadi bagian penting dalam strategi pertumbuhan. Perusahaan perlu memastikan ekspansi bisnis tetap sejalan dengan kemampuan operasional dan kondisi pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harbolnas dan Belanja Akhir Tahun Jadi Momentum Semester II</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki semester II-2026, idEA masih melihat prospek industri e-commerce Indonesia tetap positif. Sejumlah momentum belanja diperkirakan kembali mendorong aktivitas perdagangan melalui kanal digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggal kembar menjadi salah satu periode yang dapat dimanfaatkan pelaku e-commerce untuk meningkatkan aktivitas penjualan. Selain itu, Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas juga menjadi momentum penting bagi industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Periode belanja akhir tahun turut berpotensi meningkatkan transaksi. Pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, pertumbuhan pada semester II-2026 diperkirakan tidak hanya dilihat dari nilai transaksi. Kemampuan perusahaan menjaga efisiensi dan membangun fondasi bisnis yang berkelanjutan menjadi bagian penting dari perkembangan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pergeseran fokus tersebut menandai perubahan cara industri e-commerce Indonesia melihat pertumbuhan. Peningkatan transaksi tetap penting, tetapi pelaku bisnis juga perlu memperhatikan profitabilitas, efisiensi, kepatuhan, serta keberlanjutan agar pertumbuhan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://unsoed.ac.id/siap-jadi-tuan-rumah-kmi-expo-xvii-2026-unsoed-sambut-395-kelompok-usaha-mahasiswa-se-indonesia">Siap Jadi Tuan Rumah KMI Expo XVII 2026, UNSOED Sambut 395 Kelompok Usaha Mahasiswa se-Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/idea-e-commerce-indonesia-kini-kejar-pertumbuhan-berkualitas/">idEA: E-Commerce Indonesia Kini Kejar Pertumbuhan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/idea-e-commerce-indonesia-kini-kejar-pertumbuhan-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Bisnis Online, Lakukan 5 Langkah Ini</title>
		<link>https://elevoramedia.id/mulai-bisnis-online-lakukan-5-langkah-ini/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/mulai-bisnis-online-lakukan-5-langkah-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Copywriting & Psikologi Penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=571</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mulai Bisnis Online, Lakukan 5 Langkah Penting Ini Perkembangan perdagangan digital membuat bisnis online semakin relevan bagi pelaku usaha yang ingin menjangkau konsumen tanpa bergantung pada toko fisik. Perubahan kebiasaan belanja juga mendorong konsumen mencari cara yang lebih praktis untuk mendapatkan produk dan layanan. Baca Juga &#8220;BPS Bidik Data Usaha Online: Kami Akan Datangi Semua [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/mulai-bisnis-online-lakukan-5-langkah-ini/">Mulai Bisnis Online, Lakukan 5 Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mulai Bisnis Online, Lakukan 5 Langkah Penting Ini</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan perdagangan digital membuat bisnis online semakin relevan bagi pelaku usaha yang ingin menjangkau konsumen tanpa bergantung pada toko fisik. Perubahan kebiasaan belanja juga mendorong konsumen mencari cara yang lebih praktis untuk mendapatkan produk dan layanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8537587/bps-bidik-data-usaha-online-kami-akan-datangi-semua-rumah">BPS Bidik Data Usaha Online: Kami Akan Datangi Semua Rumah</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Pandemi Covid-19 menjadi salah satu momentum yang mempercepat perubahan tersebut.</mark> Banyak pelaku usaha mulai memanfaatkan e-commerce, media sosial, dan berbagai teknologi digital untuk mempertahankan sekaligus memperluas pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, memulai bisnis online tidak cukup hanya dengan membuat toko digital. Pelaku usaha perlu menyiapkan produk, strategi pemasaran, pengalaman pengguna, tampilan visual, serta teknologi yang mendukung aktivitas penjualan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut lima langkah yang dapat menjadi dasar bagi pelaku usaha ketika mulai membangun bisnis online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Bangun Konten untuk Menarik Calon Pelanggan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konten menjadi salah satu instrumen penting dalam pemasaran digital. Konten yang relevan dapat membantu bisnis memperkenalkan produk sekaligus memberikan informasi yang dibutuhkan calon pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha dapat membuat artikel, video, foto produk, infografis, podcast, webinar, hingga unggahan di media sosial. Penggunaan beberapa format membantu bisnis menjangkau konsumen dengan kebiasaan mengakses informasi yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konten juga dapat digunakan untuk membangun kepercayaan. Informasi mengenai manfaat produk, cara penggunaan, panduan pembelian, dan jawaban atas pertanyaan pelanggan dapat menjadi bagian dari strategi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsistensi menjadi faktor penting dalam membangun konten. Bisnis sebaiknya menentukan tema dan jadwal publikasi agar komunikasi dengan calon pelanggan tetap berjalan secara teratur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Manfaatkan Platform Digital untuk Menjangkau Konsumen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memiliki produk dan konten, langkah berikutnya adalah memastikan konsumen dapat menemukan bisnis tersebut. Pelaku usaha dapat menggunakan marketplace, website, dan media sosial sesuai karakteristik target pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap platform memiliki pola penggunaan yang berbeda. Karena itu, strategi promosi sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik konsumen dan jenis produk yang ditawarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk, membangun interaksi, serta mengarahkan calon pelanggan menuju kanal penjualan. Sementara itu, marketplace dapat membantu menyediakan fasilitas transaksi yang lebih praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha juga perlu memberikan informasi produk secara lengkap. Harga, ukuran, variasi, stok, metode pembayaran, dan pilihan pengiriman sebaiknya mudah ditemukan oleh calon pembeli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. Sederhanakan Pengalaman Pengguna di Website</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman pengguna atau user experience (UX) berpengaruh terhadap kemudahan konsumen ketika berinteraksi dengan bisnis online. Website yang sulit digunakan dapat membuat pengunjung meninggalkan halaman sebelum menyelesaikan pembelian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, desain website sebaiknya dibuat sederhana dan mudah dipahami. Pengunjung harus dapat menemukan produk, membaca informasi, memasukkan barang ke keranjang, dan menyelesaikan pembayaran tanpa proses yang membingungkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecepatan halaman juga perlu diperhatikan, terutama bagi konsumen yang mengakses website melalui perangkat seluler. Tampilan yang responsif membuat halaman tetap nyaman digunakan pada berbagai ukuran layar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha juga dapat mengevaluasi pengalaman pengguna berdasarkan pertanyaan dan keluhan pelanggan. Masukan tersebut dapat menjadi dasar untuk memperbaiki navigasi serta proses transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Tampilkan Produk dengan Visual yang Menarik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Foto produk menjadi bagian penting dalam bisnis online karena konsumen tidak dapat melihat barang secara langsung. Visual yang jelas membantu calon pembeli memahami bentuk, warna, ukuran, dan detail produk sebelum melakukan transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha sebaiknya menggunakan foto dengan pencahayaan yang memadai dan sudut pengambilan yang memperlihatkan produk secara jelas. Detail tertentu juga dapat ditampilkan melalui beberapa foto tambahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deskripsi produk harus melengkapi informasi visual tersebut. Foto yang menarik perlu didukung keterangan mengenai bahan, ukuran, fungsi, cara penggunaan, serta informasi lain yang relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi bisnis dengan anggaran terbatas, pengambilan foto dapat dilakukan menggunakan kamera ponsel dengan pencahayaan yang baik. Jika membutuhkan hasil lebih profesional, pelaku usaha dapat mempertimbangkan jasa fotografer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. Gunakan Teknologi untuk Meningkatkan Layanan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi dapat membantu bisnis online memberikan pengalaman yang lebih interaktif kepada konsumen. <mark>Pelaku usaha dapat memilih teknologi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan bisnis.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah augmented reality (AR).</mark> Teknologi ini memungkinkan objek digital ditampilkan dalam lingkungan nyata melalui perangkat tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa perusahaan global telah menggunakan konsep tersebut untuk membantu konsumen mencoba atau memvisualisasikan produk sebelum membeli. Pendekatan serupa dapat diterapkan sesuai jenis bisnis dan karakteristik produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain AR, bisnis dapat memanfaatkan kode QR untuk memberikan informasi tambahan. Kode tersebut dapat mengarahkan pelanggan menuju panduan penggunaan, katalog produk, layanan pelanggan, atau konten digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi virtual reality (VR) juga dapat menjadi pilihan bagi bisnis tertentu. Namun, pelaku usaha tidak harus menggunakan teknologi yang kompleks sejak awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prioritas utama tetap berada pada teknologi yang benar-benar memberikan manfaat bagi pelanggan. Pemilihan teknologi sebaiknya mempertimbangkan biaya, kebutuhan bisnis, kemudahan penggunaan, dan kemampuan tim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis Online Perlu Dibangun dengan Strategi yang Terukur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memulai bisnis online membutuhkan lebih dari sekadar membuka akun marketplace atau membuat website. Pelaku usaha perlu memahami siapa target konsumennya, masalah yang ingin diselesaikan, serta alasan konsumen memilih produk tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lima langkah tersebut dapat menjadi fondasi awal untuk membangun kehadiran bisnis di kanal digital. Konten membantu menarik perhatian, platform memperluas jangkauan, UX memudahkan transaksi, visual memperkuat presentasi produk, dan teknologi mendukung pengalaman pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahap berikutnya, pelaku usaha dapat memantau performa penjualan dan perilaku konsumen. Data seperti jumlah kunjungan, tingkat konversi, produk yang paling diminati, serta respons terhadap promosi dapat digunakan untuk menyusun strategi berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan tersebut, bisnis online tidak hanya hadir di ruang digital, tetapi juga memiliki arah pengembangan yang lebih jelas. Konsistensi dalam memberikan produk dan layanan yang baik menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.industry.co.id/read/152163/panduan-lengkap-untuk-memulai-bisnis-online">Panduan Lengkap untuk Memulai Bisnis Online</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/mulai-bisnis-online-lakukan-5-langkah-ini/">Mulai Bisnis Online, Lakukan 5 Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/mulai-bisnis-online-lakukan-5-langkah-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendag Perkuat Tata Kelola Perdagangan Digital</title>
		<link>https://elevoramedia.id/kemendag-perkuat-tata-kelola-perdagangan-digital/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/kemendag-perkuat-tata-kelola-perdagangan-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisis Data & Metrik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendag]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=568</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemendag Perkuat Tata Kelola Perdagangan Digital dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan terus memperkuat tata kelola perdagangan digital untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih tertib, transparan, dan memberikan perlindungan bagi pelaku usaha serta konsumen. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan regulasi dan kolaborasi dengan platform digital. Pemerintah juga mendorong agar produk dalam negeri dan UMKM memperoleh ruang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/kemendag-perkuat-tata-kelola-perdagangan-digital/">Kemendag Perkuat Tata Kelola Perdagangan Digital</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kemendag Perkuat Tata Kelola Perdagangan Digital dan Perlindungan Konsumen</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kementerian Perdagangan terus memperkuat tata kelola perdagangan digital untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih tertib, transparan, dan memberikan perlindungan bagi pelaku usaha serta konsumen.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan regulasi dan kolaborasi dengan platform digital. Pemerintah juga mendorong agar produk dalam negeri dan UMKM memperoleh ruang yang lebih besar di tengah pertumbuhan perdagangan melalui sistem elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://money.kompas.com/read/2026/09/22/150000226/dari-2-orang-jadi-25-cerita-batik-baron-solo-tumbuh-dari-jualan-online">Dari 2 Orang Jadi 25, Cerita Batik Baron Solo Tumbuh dari Jualan Online</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut kini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag Nomor 19 Tahun 2026 menggantikan Permendag Nomor 31 Tahun 2023. Aturan terbaru tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari kepatuhan pelaku usaha, transparansi informasi dan biaya, perlindungan konsumen, hingga pengutamaan produk dalam negeri dan UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regulasi Perdagangan Digital Disesuaikan dengan Perkembangan Teknologi</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan tata kelola perdagangan digital perlu menyesuaikan perkembangan teknologi dan dinamika pasar.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Budi, ekosistem perdagangan digital melibatkan tiga komponen utama, yaitu penjual atau produsen, platform e-commerce, dan konsumen. Ketiganya perlu mendapatkan perlindungan agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung secara sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>&#8220;Kalau produknya bagus dan penjualnya terpercaya, konsumen pasti akan merasa aman dan puas,&#8221; ujar Budi dalam acara #WaktunyaSTARt #JualanNyaman: Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal di Solo, 21 September 2026.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Budi menilai transparansi platform menjadi bagian penting dalam hubungan antara penjual dan penyelenggara perdagangan digital. Informasi mengenai biaya administrasi serta ketentuan kemitraan perlu diketahui oleh pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga mendorong peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan melalui platform digital. Karena itu, aspek legalitas, kualitas produk, dan kredibilitas penjual menjadi bagian dari ekosistem perdagangan digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag 19 Tahun 2026 Perkuat Perlindungan Konsumen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag Nomor 19 Tahun 2026 menjadi landasan terbaru dalam penyelenggaraan PMSE di Indonesia. Regulasi tersebut menyempurnakan ketentuan sebelumnya dengan menyesuaikan aturan terhadap perkembangan ekosistem perdagangan digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu fokusnya adalah memperkuat perlindungan konsumen. Regulasi tersebut juga mengatur kewajiban pedagang, penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik, serta penyelenggara sarana perantara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketentuan tersebut mencakup penyediaan mekanisme pengaduan dan penyelesaian sengketa. Transparansi informasi produk serta biaya juga menjadi bagian dari pengaturan perdagangan digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regulasi terbaru turut mengakomodasi perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI). Pemerintah mendorong penggunaan teknologi tersebut secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk Lokal dan UMKM Mendapat Ruang Lebih Besar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan tata kelola perdagangan digital juga diarahkan untuk meningkatkan visibilitas produk lokal. Pemerintah ingin produk dalam negeri dan UMKM semakin mudah ditemukan oleh konsumen melalui platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut menjadi penting karena platform e-commerce dapat memperluas jangkauan pasar pelaku usaha. UMKM tidak lagi hanya mengandalkan konsumen dari wilayah tempat usaha mereka berada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemendag sebelumnya juga menekankan pengutamaan promosi produk dalam negeri dan UMKM melalui implementasi Permendag Nomor 19 Tahun 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing produk Indonesia di ekosistem digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga mendorong pelaku usaha digital memenuhi aspek legalitas. Salah satu ketentuannya berkaitan dengan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha yang menjalankan aktivitas perdagangan melalui platform elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemendag Dorong Transparansi Platform Digital</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transparansi menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam hubungan antara platform dengan penjual. Informasi mengenai biaya, ketentuan kemitraan, serta mekanisme perdagangan perlu disampaikan secara jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pelaku UMKM, transparansi dapat membantu mereka memahami biaya dan kewajiban ketika menggunakan platform digital. Informasi yang jelas juga dapat membantu penjual menghitung strategi harga serta mengelola operasional usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah sebelumnya telah melakukan penyempurnaan regulasi PMSE melalui proses uji publik. Proses tersebut melibatkan pelaku usaha, asosiasi, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memperoleh masukan mengenai tata kelola perdagangan elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa perubahan aturan perdagangan digital perlu mengikuti perkembangan model bisnis dan teknologi. Pemerintah juga perlu memastikan aturan dapat diterapkan oleh berbagai pihak dalam ekosistem PMSE.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tokopedia dan TikTok Shop Dukung Penguatan Produk Lokal</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Dari sisi industri, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia menyatakan komitmen untuk menyesuaikan kegiatan operasional dengan regulasi pemerintah.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan asosiasi industri untuk menyelaraskan kepentingan platform dan pelaku UMKM.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui program Pilihan Busan. Program tersebut menghadirkan kurasi produk lokal agar lebih mudah ditemukan konsumen melalui platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendag Budi Santoso mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, program kurasi dapat membantu memperluas akses konsumen terhadap produk lokal yang dinilai berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stephanie mengatakan kehadiran penjual Pilihan Busan di Tokopedia dan TikTok Shop ditujukan untuk membantu produk lokal menjangkau konsumen dari berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan UMKM Solo Naik 57 Persen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem digital juga memberikan dampak terhadap aktivitas penjualan pelaku usaha lokal. Tokopedia dan TikTok Shop mencatat penjual dari Solo mengalami peningkatan pesanan sebesar 57 persen melalui ekosistem #BeliLokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data tersebut menjadi gambaran mengenai potensi platform digital dalam memperluas pasar UMKM. Pelaku usaha dapat menjangkau konsumen di luar wilayah tempat mereka menjalankan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, peningkatan jangkauan pasar juga perlu diikuti kesiapan pelaku usaha. Legalitas, kualitas produk, kemampuan membuat konten, dan pemahaman terhadap pemasaran digital menjadi faktor yang semakin penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, penguatan kapasitas UMKM menjadi bagian dari pengembangan ekosistem perdagangan digital. Pelaku usaha perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi sekaligus memenuhi ketentuan perdagangan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program #WaktunyaSTARt Dorong UMKM Naik Kelas</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Tokopedia dan TikTok Shop sebelumnya meluncurkan inisiatif #WaktunyaSTARt #JualanNyaman pada 2024 sebagai bagian dari program #BeliLokal.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut telah memberdayakan sekitar 4.800 peserta. Kegiatannya mencakup pelatihan legalisasi usaha, pembuatan konten, dan affiliate marketing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program lanjutan di Surakarta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan digital. Kemampuan tersebut diperlukan agar pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai format pemasaran di platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stephanie mengatakan legalisasi usaha, keterampilan digital, konten yang menarik, serta kolaborasi dengan kreator dapat membantu penjual lokal mengembangkan bisnis melalui discovery commerce.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tata Kelola Digital Akan Terus Berkembang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdagangan digital terus mengalami perubahan seiring pertumbuhan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Model bisnis platform juga berkembang sehingga regulasi perlu dievaluasi agar tetap relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kemendag menyatakan regulasi perdagangan digital akan terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan dinamika pasar.</mark> Pendekatan tersebut diperlukan agar aturan tidak hanya mengatur aktivitas perdagangan, tetapi juga mampu menjawab tantangan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag Nomor 19 Tahun 2026 menjadi contoh penyempurnaan kebijakan dari aturan sebelumnya. Regulasi tersebut memperluas perhatian pada perlindungan konsumen, transparansi platform, legalitas pelaku usaha, produk lokal, UMKM, dan perkembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, efektivitas kebijakan akan sangat bergantung pada penerapan aturan oleh seluruh pihak. Pemerintah, platform, penjual, dan konsumen memiliki peran masing-masing dalam membangun perdagangan digital yang tertib.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://jogja.disway.id/daerah/read/700379/usaha-kecil-hingga-bisnis-online-didata-bps-kota-yogyakarta-sebut-pendataan-sudah-capai-46-persen">Usaha Kecil hingga Bisnis Online Didata, BPS Kota Yogyakarta Sebut Pendataan Sudah Capai 46 Persen</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/kemendag-perkuat-tata-kelola-perdagangan-digital/">Kemendag Perkuat Tata Kelola Perdagangan Digital</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/kemendag-perkuat-tata-kelola-perdagangan-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Modal Skill dan Internet, Ini 5 Tips Bisnis Digital</title>
		<link>https://elevoramedia.id/modal-skill-dan-internet-ini-5-tips-bisnis-digital/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/modal-skill-dan-internet-ini-5-tips-bisnis-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 16:18:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Copywriting & Psikologi Penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis digital]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Modal Skill]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[<p>Modal Skill dan Internet untuk Memulai Bisnis Produk Digital Perkembangan teknologi membuka semakin banyak pilihan usaha yang dapat dijalankan tanpa toko fisik. Salah satunya bisnis produk digital yang memungkinkan seseorang menjual karya berbasis file atau akses digital melalui internet. Baca Juga &#8220;Kemendag &#38; Esa Unggul Dorong Bisnis Online Mahasiswa Pakai AI&#8220; Model bisnis ini tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/modal-skill-dan-internet-ini-5-tips-bisnis-digital/">Modal Skill dan Internet, Ini 5 Tips Bisnis Digital</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Modal Skill dan Internet untuk Memulai Bisnis Produk Digital</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi membuka semakin banyak pilihan usaha yang dapat dijalankan tanpa toko fisik. Salah satunya bisnis produk digital yang memungkinkan seseorang menjual karya berbasis file atau akses digital melalui internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://beritamoneter.com/kemendag-esa-unggul-bimtek-bisnis-online-ai-campuspreneur/">Kemendag &amp; Esa Unggul Dorong Bisnis Online Mahasiswa Pakai AI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model bisnis ini tidak membutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Produk juga dapat dikirim kepada pembeli secara online setelah transaksi selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenis produk yang ditawarkan cukup beragam. Pelaku usaha dapat menjual e-book, template, desain, preset foto, worksheet, materi pembelajaran, hingga berbagai file digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Shopify menjelaskan bahwa produk digital memiliki karakteristik berbeda dari barang fisik. Produk dapat dibuat kemudian dijual kepada konsumen secara berulang tanpa proses produksi ulang untuk setiap transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski biaya awalnya relatif rendah, bisnis produk digital tetap membutuhkan perencanaan. Produk yang dibuat tanpa memahami kebutuhan pasar berisiko sulit mendapatkan pembeli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, calon pebisnis perlu menggabungkan keterampilan, riset pasar, strategi pemasaran, dan sistem penjualan yang mudah digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Temukan Masalah yang Bisa Diselesaikan Produk</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah pertama adalah mencari persoalan yang benar-benar dialami calon konsumen. Masalah sederhana dapat menjadi sumber ide apabila terdapat kebutuhan terhadap solusi yang praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misalnya, pelajar mungkin membutuhkan template untuk mengatur tugas. Pencari kerja dapat membutuhkan template CV yang lebih terstruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilik usaha kecil juga mungkin membutuhkan spreadsheet untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran. Contoh tersebut menunjukkan bahwa produk digital tidak harus rumit untuk memiliki nilai jual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HubSpot menyarankan calon pelaku bisnis menentukan jenis produk digital yang ingin dibuat. Setelah itu, buat beberapa ide dan pilih konsep yang paling potensial untuk dikembangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membantu pebisnis menghindari pembuatan produk berdasarkan asumsi semata. Riset sederhana melalui komunitas, media sosial, forum, atau survei dapat membantu menguji kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Ubah Skill Menjadi Produk yang Bisa Dijual</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterampilan yang sudah dimiliki dapat menjadi modal awal dalam bisnis produk digital. Keahlian tersebut dapat dikemas menjadi produk yang memberikan manfaat praktis bagi konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contohnya, seseorang yang mahir menggunakan spreadsheet dapat membuat template pengelolaan keuangan. Desainer dapat mengembangkan template media sosial atau materi presentasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fotografer juga dapat mengubah keahliannya menjadi preset penyuntingan foto. Sementara itu, seseorang dengan pengetahuan tertentu dapat menyusunnya menjadi e-book atau kursus online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform bisnis dan mentoring SCORE menjelaskan bahwa produk digital memungkinkan pemilik usaha mengemas pengetahuan yang sebelumnya diberikan kepada klien menjadi produk yang dapat dijual kepada lebih banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut membuat bisnis produk digital tidak selalu membutuhkan keterampilan teknis tingkat tinggi. Yang lebih penting adalah kemampuan mengubah pengetahuan menjadi solusi yang jelas dan mudah digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. Tentukan Target Konsumen Secara Spesifik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk digital akan lebih mudah dikembangkan apabila memiliki sasaran konsumen yang jelas. Target yang terlalu luas dapat membuat produk dan strategi pemasarannya kehilangan fokus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Calon pebisnis dapat menentukan target berdasarkan usia, pekerjaan, kebutuhan, tingkat kemampuan, atau masalah tertentu. Semakin spesifik kebutuhan yang ingin diselesaikan, semakin mudah menentukan fitur produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Riset konsumen juga dapat membantu menentukan format produk. Kebutuhan seorang mahasiswa tentu berbeda dengan kebutuhan pemilik UMKM atau pekerja kantoran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan harga, desain, bahasa pemasaran, serta platform distribusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemahaman terhadap target konsumen juga membantu pebisnis menciptakan produk yang lebih relevan. Dengan begitu, proses pengembangan tidak hanya berorientasi pada apa yang ingin dibuat penjual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Bangun Audiens Sebelum Menawarkan Produk</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis digital membutuhkan strategi untuk membangun kepercayaan calon konsumen. Salah satu caranya adalah menyediakan konten gratis yang relevan sebelum menawarkan produk berbayar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konten dapat berupa tips, tutorial, panduan singkat, studi kasus, atau insight yang berkaitan dengan masalah target konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut memungkinkan calon pembeli mengenali kemampuan dan pendekatan yang digunakan oleh pemilik bisnis. Audiens juga dapat melihat contoh manfaat sebelum memutuskan melakukan pembelian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Media sosial dapat digunakan untuk membangun hubungan tersebut secara bertahap. Konsistensi publikasi menjadi penting karena audiens tidak selalu langsung berubah menjadi pelanggan setelah melihat satu konten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku bisnis juga dapat menggunakan umpan balik dari audiens untuk memperbaiki produk. Pertanyaan dan komentar calon konsumen dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui kebutuhan yang belum terpenuhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. Buat Sistem Pembayaran dan Pengiriman yang Aman</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudahan transaksi menjadi bagian penting dalam bisnis produk digital. Konsumen perlu dapat melakukan pembayaran dengan mudah dan memperoleh produk tanpa proses yang membingungkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha dapat menggunakan platform digital yang menyediakan sistem pembayaran dan distribusi file secara otomatis. Cara tersebut dapat mengurangi pekerjaan manual setelah transaksi selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keamanan produk juga perlu diperhatikan. Pemilik bisnis dapat menggunakan fitur perlindungan file, pembatasan unduhan, atau sistem akses tertentu sesuai karakter produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Shopify menyediakan sejumlah fitur untuk membantu penjual mengelola produk digital. Pengaturan seperti batas unduhan dan perlindungan file dapat digunakan untuk mengurangi risiko distribusi tanpa kendali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain keamanan, pemilik bisnis perlu menjelaskan cara memperoleh produk setelah pembayaran. Petunjuk yang sederhana dapat mengurangi pertanyaan pelanggan dan meningkatkan pengalaman setelah transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi Produk Digital Perlu Mengutamakan Nilai bagi Konsumen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis produk digital memang menawarkan fleksibilitas karena tidak membutuhkan penyimpanan barang fisik. Biaya produksi juga dapat lebih rendah dibandingkan sejumlah model bisnis konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, biaya rendah bukan jaminan produk akan laku. Konsumen tetap mempertimbangkan manfaat, kualitas, kemudahan penggunaan, harga, dan reputasi penjual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pebisnis perlu menguji produk sebelum mengembangkannya secara lebih besar. Versi awal dapat diberikan kepada sejumlah pengguna untuk memperoleh masukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil evaluasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperbaiki isi, tampilan, instruksi penggunaan, dan fitur produk. Siklus pengujian seperti ini membantu memastikan produk benar-benar menjawab kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis Produk Digital Bisa Berkembang dari Satu Keahlian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Modal berupa keterampilan dan koneksi internet dapat menjadi titik awal untuk membangun bisnis produk digital. Namun, keberlanjutan usaha tetap membutuhkan proses yang terencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Calon pebisnis perlu memulai dari masalah yang jelas, kemudian menghubungkannya dengan keterampilan yang dimiliki. Setelah itu, target konsumen dan strategi pemasaran perlu ditentukan sebelum produk diluncurkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan audiens juga dapat dilakukan secara bertahap melalui konten yang memberikan manfaat. Ketika produk mulai mendapatkan pembeli, masukan mereka dapat digunakan untuk mengembangkan produk berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, bisnis produk digital dapat berkembang menjadi portofolio produk yang saling berkaitan. Satu template dapat menjadi pintu masuk menuju produk lanjutan, e-book, kursus, atau layanan pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan tersebut, internet bukan sekadar tempat untuk menjual produk. Internet dapat menjadi sarana untuk menemukan kebutuhan pasar, membangun audiens, mendistribusikan karya, dan mengembangkan bisnis secara bertahap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://mettanews.id/tokopedia-dan-tiktok-shop-jadi-platform-digital-pertama-tampilkan-produk-lokal-kurasi-kemendag/">Tokopedia dan TikTok Shop Jadi Platform Digital Pertama Tampilkan Produk Lokal Kurasi Kemendag</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/modal-skill-dan-internet-ini-5-tips-bisnis-digital/">Modal Skill dan Internet, Ini 5 Tips Bisnis Digital</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/modal-skill-dan-internet-ini-5-tips-bisnis-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Departemen Pajak Tanggapi Petisi Pemilik Bisnis Online</title>
		<link>https://elevoramedia.id/departemen-pajak-tanggapi-petisi-pemilik-bisnis-online/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/departemen-pajak-tanggapi-petisi-pemilik-bisnis-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 16:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Social Media Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen]]></category>
		<category><![CDATA[Petisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Departemen Pajak Vietnam memberikan tanggapan atas usulan pemilik usaha mengenai aturan perpajakan bagi individu dan rumah tangga bisnis yang berjualan melalui platform e-commerce. Masukan tersebut disampaikan oleh Nguyen Thi Phuong Thanh, warga Ha Dong, Hanoi, melalui Portal Layanan Publik Nasional. Ia menyoroti kesulitan yang dihadapi pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban penerbitan faktur serta penghitungan pajak. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/departemen-pajak-tanggapi-petisi-pemilik-bisnis-online/">Departemen Pajak Tanggapi Petisi Pemilik Bisnis Online</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pajak Vietnam memberikan tanggapan atas usulan pemilik usaha mengenai aturan perpajakan bagi individu dan rumah tangga bisnis yang berjualan melalui platform e-commerce.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masukan tersebut disampaikan oleh Nguyen Thi Phuong Thanh, warga Ha Dong, Hanoi, melalui Portal Layanan Publik Nasional. Ia menyoroti kesulitan yang dihadapi pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban penerbitan faktur serta penghitungan pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu usulannya adalah menghapus kewajiban penerbitan faktur bagi penjual di platform e-commerce yang sudah memiliki mekanisme pembayaran dan pengelolaan pendapatan. Ia juga mengusulkan perpanjangan batas waktu penerbitan faktur hingga akhir 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompasiana.com/googleworld1419/6aabefe234777c789902c9a2/pajak-dan-bisnis-online-apa-yang-perlu-dipahami-pelaku-usaha?page=all">Pajak dan Bisnis Online: Apa yang Perlu Dipahami Pelaku Usaha?</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pajak menyatakan telah menerima masukan mengenai kendala penerbitan faktur bagi rumah tangga dan individu yang berjualan melalui platform digital. Namun, selama aturan belum berubah, pelaku usaha tetap diminta mengikuti ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan Faktur Elektronik Tetap Berlaku bagi Usaha Tertentu</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pajak menjelaskan bahwa rumah tangga dan individu yang memiliki pendapatan tahunan di atas 1 miliar VND termasuk kelompok yang wajib menggunakan faktur elektronik sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktur tersebut dapat berupa faktur elektronik dengan kode otoritas pajak. Pelaku usaha tertentu juga diwajibkan menggunakan faktur elektronik yang dibuat melalui mesin kasir dan terhubung dengan sistem data otoritas pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketentuan mengenai faktur elektronik untuk kelompok usaha tersebut juga tercantum dalam regulasi perpajakan terbaru Vietnam. Decree 68/2026 menetapkan kewajiban penggunaan faktur elektronik bagi rumah tangga dan individu dengan pendapatan kena pajak VAT tahunan sebesar 1 miliar VND atau lebih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan platform e-commerce tidak otomatis menghapus kewajiban administrasi perpajakan. Pelaku usaha tetap perlu memperhatikan ketentuan berdasarkan jenis usaha dan tingkat pendapatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Otoritas Pajak Kaji Solusi untuk Penjual E-Commerce</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persoalan penerbitan faktur menjadi semakin penting seiring meningkatnya aktivitas perdagangan melalui platform digital. Penjual dapat menerima pembayaran melalui sistem platform, sementara data transaksi juga tercatat secara elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam petisinya, Nguyen Thi Phuong Thanh menilai mekanisme tersebut dapat menjadi dasar untuk menyederhanakan kewajiban penerbitan faktur. Ia mengusulkan agar data pendapatan yang sudah dikelola platform dapat digunakan untuk mengurangi beban administrasi penjual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pajak menyatakan telah menerima masukan mengenai persoalan tersebut. Otoritas kini sedang mempelajari dan mengusulkan solusi kepada pihak yang berwenang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai terdapat perubahan regulasi, Departemen Pajak meminta individu dan rumah tangga bisnis tetap menjalankan kewajiban sesuai dokumen hukum yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut sejalan dengan arah digitalisasi administrasi pajak Vietnam. Data transaksi elektronik dapat membantu otoritas meningkatkan transparansi sekaligus menyederhanakan proses pengelolaan kewajiban pajak apabila sistemnya terintegrasi dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku Usaha Besar Menghadapi Metode Penghitungan Pajak</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petisi tersebut juga mencakup usulan kedua mengenai metode penghitungan pajak bagi rumah tangga bisnis dan usaha perorangan dengan pendapatan lebih dari 3 miliar VND.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengusul meminta agar kelompok tersebut diberikan pilihan untuk menghitung pajak berdasarkan pendapatan yang dikalikan tarif tertentu. Menurut usulan tersebut, metode ini dapat mengurangi beban administrasi bagi pelaku usaha dan otoritas pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai penghitungan pajak berdasarkan laba dapat menjadi rumit bagi sebagian rumah tangga bisnis. Kesulitan tersebut terutama berkaitan dengan pencatatan biaya dan kelengkapan dokumen pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jawabannya, Departemen Pajak menjelaskan bahwa ketentuan yang berlaku masih mengatur metode penghitungan tertentu untuk rumah tangga bisnis dan usaha perorangan dengan pendapatan di atas 3 miliar VND.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Pajak juga menyebut Kementerian Keuangan sedang melaporkan persoalan tersebut kepada otoritas yang berwenang untuk mempertimbangkan perubahan regulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, perubahan metode penghitungan belum otomatis berlaku. Pelaku usaha tetap harus mengikuti ketentuan yang sedang berlaku sampai terdapat perubahan resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reformasi Pajak Rumah Tangga Bisnis Terus Berjalan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan administrasi pajak untuk rumah tangga bisnis menjadi bagian dari agenda reformasi perpajakan Vietnam. Pemerintah sebelumnya telah mendorong peralihan menuju sistem yang lebih berbasis deklarasi dan digitalisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan Kementerian Keuangan Vietnam mengenai modernisasi pengelolaan pajak rumah tangga bisnis juga mencantumkan target penyederhanaan prosedur administrasi serta pengurangan biaya kepatuhan. Dokumen tersebut turut mendorong penggunaan prosedur perpajakan secara elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam perkembangan terbaru, aturan juga mengatur bahwa data dari faktur elektronik dapat digunakan sistem informasi perpajakan untuk membantu proses deklarasi dan penghitungan pajak. Mekanisme tersebut memungkinkan data transaksi menjadi bagian dari administrasi pajak secara lebih terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi otoritas maupun pelaku usaha. Pemerintah memperoleh data transaksi yang lebih terstruktur, sementara pelaku usaha berpotensi memperoleh proses administrasi yang lebih sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penerapan sistem digital juga membutuhkan kesiapan teknologi dan pemahaman yang memadai dari pelaku usaha. Hal ini menjadi semakin penting bagi individu yang menjalankan bisnis melalui platform e-commerce.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan Pajak E-Commerce Menjadi Perhatian Pelaku Usaha</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdagangan digital memiliki karakteristik berbeda dari bisnis konvensional. Transaksi dapat berlangsung tanpa toko fisik, sementara pembayaran, pemesanan, dan pencatatan penjualan dapat dilakukan melalui sistem platform.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut membuat integrasi data menjadi salah satu aspek penting dalam administrasi pajak. Otoritas perlu memastikan data transaksi dapat digunakan secara akurat tanpa menambah beban administratif yang tidak diperlukan bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pelaku usaha perlu memahami bahwa pencatatan transaksi melalui platform tidak selalu berarti seluruh kewajiban perpajakan otomatis selesai. Kewajiban tetap mengikuti aturan yang berlaku untuk kategori usaha masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketentuan terbaru juga menunjukkan adanya perhatian khusus terhadap penggunaan faktur elektronik. Rumah tangga dan individu dengan pendapatan tahunan yang memenuhi ambang tertentu diwajibkan menggunakan sistem faktur elektronik sesuai ketentuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggapan Departemen Pajak Tunggu Perubahan Regulasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggapan terhadap petisi tersebut menunjukkan adanya ruang evaluasi terhadap sistem perpajakan bagi pelaku bisnis online. Departemen Pajak mengakui adanya masukan mengenai kendala penerbitan faktur di platform e-commerce dan menyatakan sedang mengkaji solusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, usulan mengenai metode penghitungan pajak bagi usaha dengan pendapatan di atas 3 miliar VND juga masih berada dalam proses pembahasan kebijakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, pelaku usaha belum dapat menganggap usulan tersebut sebagai perubahan aturan yang sudah berlaku. Kewajiban faktur dan penghitungan pajak tetap harus dijalankan berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, hasil evaluasi pemerintah akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah administrasi pajak bisnis online dapat dibuat lebih sederhana. Integrasi data e-commerce, kepastian aturan, dan pengurangan beban kepatuhan menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pemilik bisnis online, perkembangan ini membuat pemantauan regulasi menjadi penting. Setiap perubahan resmi perlu dijadikan dasar sebelum pelaku usaha mengubah metode penerbitan faktur atau penghitungan kewajiban pajaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://sultengraya.com/read/219957/dosen-feb-untad-latih-puluhan-pelaku-usaha-kecil-desa-lolu-bikin-konten-jualan-online/">Dosen FEB Untad Latih Puluhan Pelaku Usaha Kecil Desa Lolu Bikin Konten Jualan Online</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/departemen-pajak-tanggapi-petisi-pemilik-bisnis-online/">Departemen Pajak Tanggapi Petisi Pemilik Bisnis Online</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/departemen-pajak-tanggapi-petisi-pemilik-bisnis-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendag Buka Opsi Revisi Aturan E-Commerce</title>
		<link>https://elevoramedia.id/mendag-buka-opsi-revisi-aturan-e-commerce/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/mendag-buka-opsi-revisi-aturan-e-commerce/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:37:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Analisis Data & Metrik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Mendag]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=558</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan aturan perdagangan melalui platform digital masih dapat dievaluasi dan disesuaikan. Pemerintah membuka ruang perubahan apabila dinamika perdagangan elektronik membutuhkan ketentuan baru. Menurut Budi, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan pembaruan regulasi melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026. Aturan tersebut menjadi dasar penyelenggaraan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sekaligus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/mendag-buka-opsi-revisi-aturan-e-commerce/">Mendag Buka Opsi Revisi Aturan E-Commerce</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan aturan perdagangan melalui platform digital masih dapat dievaluasi dan disesuaikan. Pemerintah membuka ruang perubahan apabila dinamika perdagangan elektronik membutuhkan ketentuan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Menurut Budi, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan pembaruan regulasi melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan tersebut menjadi dasar penyelenggaraan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sekaligus menggantikan regulasi sebelumnya. Pemerintah tetap memantau penerapannya untuk melihat apakah ketentuan yang berlaku sudah menjawab persoalan di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/thai-nguyen-cu-the-hoa-nghi-quyet-57-nq-tw-tao-dong-luc-doi-moi-nganh-cong-thuong#google_vignette">Thai Nguyen: Mengkonkretkan Resolusi 57-NQ/TW, menciptakan momentum untuk inovasi di sektor Industri dan Perdagangan.</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budi menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Evaluasi Aturan Sesuai Perkembangan Digital</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budi menegaskan regulasi perdagangan digital tidak bersifat statis. Perubahan dapat dilakukan ketika terdapat kebutuhan yang muncul dari perkembangan aktivitas perdagangan elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Seandainya nanti memang diperlukan perubahan lagi, karena pada prinsipnya Permendag itu dinamis.</mark><mark>Jadi setiap ada kebutuhan untuk dilakukan perubahan, maka kami terus akan melakukan itu,” kata Budi.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut muncul setelah anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam menyoroti posisi pedagang ketika berhadapan dengan platform e-commerce.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mufti, sejumlah persoalan masih perlu mendapat perhatian. Beberapa di antaranya mencakup lamanya dana pedagang ditahan, keputusan menutup toko, serta proses pengajuan keberatan terhadap kebijakan platform.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mufti juga mempertanyakan independensi mekanisme banding. Ia menilai pedagang membutuhkan jalur keberatan yang memberikan kepastian ketika tidak menerima keputusan platform.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Ketika mereka mau banding pun yang memutuskan mereka sendiri, Pak,” ujar Mufti.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag 19 Tahun 2026 Menjadi Dasar PMSE</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik mulai berlaku setelah diundangkan pada 8 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regulasi tersebut menggantikan Permendag Nomor 31 Tahun 2023. Pemerintah memperbarui aturan PMSE untuk menyesuaikan tata kelola perdagangan digital dengan perkembangan model bisnis dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cakupan regulasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli melalui platform. Aturan tersebut juga memuat ketentuan mengenai pelaku usaha, perizinan, iklan elektronik, produk dalam negeri, teknologi kecerdasan artifisial, pengawasan, serta sanksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag tersebut juga memberikan perhatian terhadap hubungan antara platform dan pedagang. Aspek transparansi biaya, pengaduan, penyelesaian sengketa, serta perlindungan konsumen turut masuk dalam pengaturan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang Memiliki Jalur Keberatan terhadap Platform</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu ketentuan yang relevan bagi pedagang adalah hak untuk menyampaikan keberatan secara tertulis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang dapat mengajukan keberatan apabila menghadapi perubahan sepihak, biaya, penalti, atau keputusan lain yang sebelumnya tidak disepakati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform kemudian memiliki batas waktu untuk memberikan respons. Tanggapan terhadap keberatan harus diberikan paling lambat 14 hari kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila platform tidak memberikan tanggapan dalam jangka waktu tersebut, keberatan pedagang dianggap diterima secara administratif. Ketentuan itu juga dapat menjadi dasar untuk melanjutkan proses penyelesaian sengketa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mekanisme tersebut memberikan prosedur formal bagi pedagang ketika terjadi perselisihan dengan platform. Namun, pelaksanaan ketentuan di lapangan masih menjadi bagian dari evaluasi pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayoritas Aduan Konsumen Berkaitan dengan Transaksi Online</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya aktivitas perdagangan digital juga tercermin dari data pengaduan konsumen yang dihimpun Kemendag.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang 2025, Kemendag menerima 7.887 aduan konsumen. Dari jumlah tersebut, 7.836 laporan atau 99,35 persen berkaitan dengan transaksi daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemendag juga mencatat 7.853 aduan telah diselesaikan. Jumlah tersebut setara dengan 99,56 persen dari seluruh laporan yang diterima selama periode tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Februari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingginya proporsi laporan yang berasal dari transaksi online menjadi salah satu gambaran mengenai tantangan pengawasan perdagangan digital. Kondisi ini juga menempatkan perlindungan konsumen dan pedagang sebagai bagian penting dalam pengembangan regulasi PMSE.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persoalan Dana Pedagang Masih Menjadi Perhatian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mekanisme keberatan, penahanan dana pedagang turut mendapat perhatian dalam pembahasan bersama DPR.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat pada 8 September 2026, Tokopedia dan TikTok Shop menyampaikan hasil penelusuran terhadap 217 penjual. Total dana yang terkait dengan kasus tersebut mencapai sekitar Rp24 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform menyebut sekitar Rp16,7 miliar dari nilai tersebut berkaitan dengan kasus yang mereka kategorikan sebagai fraud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penjelasannya, pihak platform menyatakan proses pemeriksaan terhadap transaksi dapat berlangsung selama 90 hari. Periode tersebut masih dapat diperpanjang hingga 90 hari berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjual juga memiliki kesempatan memberikan penjelasan dan mengajukan banding. Persoalan ini kemudian menjadi bagian dari diskusi mengenai perlunya kepastian prosedur bagi pedagang ketika platform melakukan investigasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Evaluasi Regulasi Akan Mengikuti Kondisi Pasar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemendag menyebut sejumlah platform telah melaporkan perkembangan program yang berkaitan dengan penerapan Permendag 19/2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi dari platform tersebut dapat menjadi bahan pemerintah dalam memantau implementasi regulasi. Evaluasi diperlukan untuk melihat apakah ketentuan yang berlaku sudah berjalan sesuai tujuan atau masih membutuhkan penyempurnaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan Mendag mengenai kemungkinan perubahan aturan belum menunjukkan adanya regulasi baru yang segera diterbitkan. Pemerintah baru menyatakan bahwa revisi tetap terbuka apabila kondisi perdagangan digital memerlukannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, perkembangan teknologi, pola transaksi, serta hubungan antara platform dan pedagang akan menjadi bagian penting dalam evaluasi kebijakan PMSE. Pemerintah juga perlu menjaga keseimbangan antara kepastian usaha, perlindungan konsumen, dan hak pedagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permendag 19/2026 saat ini menjadi kerangka utama penyelenggaraan perdagangan elektronik. Namun, Kemendag menegaskan regulasi tersebut dapat terus disesuaikan apabila dinamika ekosistem perdagangan digital menuntut perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://diskominfo.sumutprov.go.id/page/berita/dua-juta-pelaku-usaha-di-sumut-akan-disensus-termasuk-bisnis-online">Dua Juta Pelaku Usaha di Sumut Akan Disensus, Termasuk Bisnis Online</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/mendag-buka-opsi-revisi-aturan-e-commerce/">Mendag Buka Opsi Revisi Aturan E-Commerce</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/mendag-buka-opsi-revisi-aturan-e-commerce/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pajak dan Bisnis Online: Panduan untuk Pelaku Usaha</title>
		<link>https://elevoramedia.id/pajak-dan-bisnis-online-panduan-untuk-pelaku-usaha/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/pajak-dan-bisnis-online-panduan-untuk-pelaku-usaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Copywriting & Psikologi Penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pajak dan Bisnis Online: Panduan bagi Pelaku Usaha Bisnis online memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjual produk tanpa harus memiliki toko fisik. Pelaku usaha dapat menawarkan barang melalui marketplace dan menjangkau konsumen dari berbagai wilayah hanya dengan perangkat digital. Kemudahan tersebut tetap perlu diikuti pemahaman mengenai kewajiban perpajakan. Pemerintah telah mengatur mekanisme pemungutan pajak atas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/pajak-dan-bisnis-online-panduan-untuk-pelaku-usaha/">Pajak dan Bisnis Online: Panduan untuk Pelaku Usaha</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pajak dan Bisnis Online: Panduan bagi Pelaku Usaha</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis online memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjual produk tanpa harus memiliki toko fisik. Pelaku usaha dapat menawarkan barang melalui marketplace dan menjangkau konsumen dari berbagai wilayah hanya dengan perangkat digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudahan tersebut tetap perlu diikuti pemahaman mengenai kewajiban perpajakan. Pemerintah telah mengatur mekanisme pemungutan pajak atas penghasilan pedagang dalam negeri yang berjualan melalui platform perdagangan elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu aturan yang perlu diperhatikan adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025. Regulasi ini mengatur penunjukan marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri melalui perdagangan elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/phu-nu-hue-dong-hanh-cung-ho-kinh-doanh-tren-moi-truong-so">Perempuan di Hue mendukung bisnis di lingkungan digital.</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada 2026. Karena itu, pelaku bisnis online perlu memahami mekanisme pemungutan dan ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMK 37/2025 Tidak Menciptakan Jenis Pajak Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan aturan baru dapat menimbulkan pertanyaan mengenai adanya pajak tambahan bagi penjual online. Direktorat Jenderal Pajak menjelaskan bahwa PMK 37/2025 tidak menciptakan jenis pajak baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan tersebut terutama mengubah mekanisme pemungutan PPh. Marketplace yang memenuhi kriteria dan ditunjuk pemerintah dapat memungut, menyetor, serta melaporkan PPh yang berkaitan dengan transaksi pedagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mekanisme tersebut, penjual online perlu memperhatikan transaksi yang berlangsung melalui marketplace. Pelaku usaha juga perlu memahami bagaimana pemungutan pajak tercermin dalam transaksi dan dokumen yang diterima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan mekanisme pemungutan membuat administrasi pajak menjadi bagian penting dalam pengelolaan bisnis digital. Pemilik usaha tidak cukup hanya mengetahui nilai penjualan, tetapi juga perlu memahami status perpajakannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Marketplace Memungut PPh Pasal 22 Sebesar 0,5 Persen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam ketentuan PMK 37/2025, PPh Pasal 22 yang dipungut marketplace ditetapkan sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto tertentu yang menjadi dasar pemungutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besaran tersebut tidak berarti seluruh penjual online otomatis dikenai pemungutan. Regulasi juga mengatur kondisi dan pengecualian tertentu yang perlu diperhatikan pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu ketentuan yang perlu diketahui berkaitan dengan wajib pajak orang pribadi. Penjual dengan omzet sampai Rp500 juta dalam satu tahun pajak dapat memperoleh pengecualian pemungutan sepanjang memenuhi persyaratan yang ditentukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha juga perlu menyampaikan surat pernyataan yang dipersyaratkan kepada marketplace. Karena itu, status dan administrasi perpajakan perlu diperiksa sebelum menentukan apakah transaksi termasuk dalam mekanisme pemungutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjual Online Perlu Memantau Omzet</p>



<p class="wp-block-paragraph">Omzet menjadi salah satu informasi penting dalam menentukan perlakuan perpajakan. Pelaku usaha sebaiknya mencatat seluruh penjualan secara berkala agar dapat mengetahui perkembangan peredaran bruto dalam satu tahun pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencatatan tersebut juga membantu penjual mengetahui apakah kondisi usahanya masih berada dalam batas tertentu yang mendapatkan pengecualian. Dokumen transaksi dari marketplace dapat menjadi salah satu sumber pencatatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha sebaiknya tidak hanya mengandalkan saldo bersih yang masuk ke rekening. Biaya platform, pengiriman, promosi, dan komponen lainnya dapat memengaruhi jumlah dana yang diterima setelah transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memisahkan data omzet dan biaya akan membantu pemilik usaha memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kinerja bisnis. Kebiasaan tersebut juga mempermudah proses administrasi ketika pelaku usaha harus memenuhi kewajiban perpajakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh Perhitungan PPh Pasal 22</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai ilustrasi, seorang penjual memiliki transaksi yang menjadi dasar pemungutan sebesar Rp10 juta. Jika transaksi tersebut memenuhi ketentuan pemungutan dengan tarif 0,5 persen, PPh Pasal 22 yang dipungut mencapai Rp50.000.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perhitungannya adalah Rp10 juta dikalikan 0,5 persen. Hasilnya sebesar Rp50.000.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh tersebut hanya menggambarkan mekanisme perhitungan secara sederhana. Dalam penerapannya, pelaku usaha tetap harus memeriksa jenis transaksi, status wajib pajak, pengecualian, serta ketentuan administratif yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, angka 0,5 persen tidak dapat digunakan secara otomatis untuk seluruh transaksi penjual online. Dasar pemungutan dan kondisi wajib pajak tetap menjadi faktor penting dalam penerapannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencatatan Keuangan Membantu Kelola Pajak</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memahami aturan pajak, pelaku usaha online perlu membangun sistem pencatatan keuangan yang sederhana. Langkah awal dapat dilakukan dengan memisahkan rekening atau dana bisnis dari kebutuhan pribadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjual juga sebaiknya mencatat omzet, pembelian barang, biaya pengiriman, biaya marketplace, biaya iklan, serta pengeluaran operasional lainnya. Catatan tersebut membantu pemilik usaha mengetahui arus kas secara lebih terukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencatatan rutin juga dapat membantu menghindari perbedaan antara data penjualan dan laporan keuangan. Informasi dari marketplace dapat dibandingkan dengan catatan internal secara berkala.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi usaha yang berkembang, pencatatan tersebut dapat menjadi dasar untuk menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur. Pelaku usaha juga dapat berkonsultasi dengan profesional pajak apabila menghadapi kondisi yang lebih kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemahaman Pajak Mendukung Bisnis yang Lebih Tertib</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kewajiban perpajakan tidak hanya berkaitan dengan pembayaran pajak. Pelaku usaha juga perlu memahami pencatatan, dokumen, status wajib pajak, serta mekanisme pemungutan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemahaman tersebut membantu pemilik usaha menghindari kesalahan administrasi. Pengelolaan pajak yang tertib juga dapat menjadi bagian dari tata kelola bisnis ketika usaha mulai berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis online yang semakin besar biasanya membutuhkan sistem administrasi yang lebih rapi. Data transaksi yang tersusun sejak awal akan memudahkan pemilik usaha melakukan evaluasi dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pelaku usaha perlu mengikuti perkembangan aturan karena ketentuan perpajakan dapat mengalami perubahan. Informasi resmi dari Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan dapat menjadi rujukan utama dalam memahami regulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis Online Perlu Diimbangi Administrasi Pajak</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan marketplace membuat aktivitas jual beli semakin mudah dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen secara lebih luas. Namun, perkembangan tersebut juga membuat administrasi bisnis semakin penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMK 37/2025 mengatur mekanisme pemungutan PPh Pasal 22 melalui marketplace yang ditunjuk. Aturan tersebut bukan merupakan penciptaan jenis pajak baru, melainkan mengatur mekanisme pemungutannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha perlu memahami tarif, dasar pemungutan, ketentuan pengecualian, serta dokumen yang diperlukan. Pencatatan omzet dan pemisahan keuangan bisnis juga dapat membantu memenuhi kewajiban administrasi secara lebih tertib.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, menjalankan bisnis online bukan hanya tentang meningkatkan jumlah pesanan. Pengelolaan keuangan dan pemahaman perpajakan menjadi bagian penting untuk membangun usaha yang tertib, profesional, dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.topik.id/pajak-e-commerce-segera-diterapkan-oktober-2026-ini-ketentuan-baru-bagi-pedagang-yang-berjualan-online#google_vignette">Pajak E-Commerce Segera Diterapkan Oktober 2026, Ini Ketentuan Baru Bagi Pedagang yang Berjualan Online</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/pajak-dan-bisnis-online-panduan-untuk-pelaku-usaha/">Pajak dan Bisnis Online: Panduan untuk Pelaku Usaha</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/pajak-dan-bisnis-online-panduan-untuk-pelaku-usaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vietnam Perkuat Pelatihan Bisnis untuk Ekspor Online Global</title>
		<link>https://elevoramedia.id/vietnam-perkuat-pelatihan-bisnis-untuk-ekspor-online-global/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/vietnam-perkuat-pelatihan-bisnis-untuk-ekspor-online-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEO & Content Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Online]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ekspor Online Vietnam Tumbuh, Bisnis Perlu Perkuat Keterampilan PraktisE-commerce lintas batas atau ekspor online semakin menjadi jalur penting bagi bisnis Vietnam untuk memasuki pasar internasional. Model ini memungkinkan perusahaan menjual produk langsung kepada konsumen atau mitra di berbagai negara melalui platform digital. Baca Juga &#8220;BPS Ungkap Alasan Usaha Online Tetap Didata dalam Sensus Ekonomi 2026&#8220; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/vietnam-perkuat-pelatihan-bisnis-untuk-ekspor-online-global/">Vietnam Perkuat Pelatihan Bisnis untuk Ekspor Online Global</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ekspor Online Vietnam Tumbuh, Bisnis Perlu Perkuat Keterampilan Praktis<br>E-commerce lintas batas atau ekspor online semakin menjadi jalur penting bagi bisnis Vietnam untuk memasuki pasar internasional. Model ini memungkinkan perusahaan menjual produk langsung kepada konsumen atau mitra di berbagai negara melalui platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260625195021-537-1373357/bps-ungkap-alasan-usaha-online-tetap-didata-dalam-sensus-ekonomi-2026">BPS Ungkap Alasan Usaha Online Tetap Didata dalam Sensus Ekonomi 2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan tersebut tidak hanya menguntungkan perusahaan besar. Usaha kecil, perusahaan rintisan, koperasi, dan bisnis manufaktur dengan produk yang tepat juga dapat memanfaatkan kanal digital untuk memperluas pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, peluang ekspor online membawa tuntutan baru. Pelaku usaha perlu memahami regulasi negara tujuan, standar produk, perpajakan, logistik, pemasaran digital, hingga strategi membangun merek di pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, peningkatan pelatihan praktis menjadi salah satu kebutuhan penting agar bisnis Vietnam mampu memanfaatkan e-commerce lintas batas secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar e-commerce lintas batas terus berkembang<br>Departemen E-commerce dan Ekonomi Digital, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, menyebut e-commerce semakin diminati sebagai saluran ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah riset internasional juga menunjukkan pertumbuhan pasar yang kuat. Precedence Research memperkirakan nilai pasar e-commerce lintas batas mencapai US$551,23 miliar pada 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lembaga tersebut memproyeksikan pasar itu dapat melampaui US$2 triliun pada 2034. Proyeksi tersebut mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sekitar 15,44%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Business Research Insights juga memperkirakan pasar global terus berkembang. Lembaga itu memproyeksikan nilai pasar mencapai US$1.339,79 miliar pada 2026 dan US$4.302,55 miliar pada 2035.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan angka antarlembaga penelitian menunjukkan adanya variasi metode dan cakupan pasar. Namun, seluruh proyeksi tersebut mengarah pada tren yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">E-commerce semakin berperan dalam menghubungkan penjual dengan pembeli lintas negara. Perkembangan platform digital juga membuat perusahaan lebih mudah menguji pasar baru tanpa membangun jaringan distribusi tradisional sejak awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vietnam Perlu Meningkatkan Kapasitas Ekspor Digital<br>Pertumbuhan ekspor online membuka peluang bagi bisnis kecil<br>Vietnam mulai meningkatkan keterlibatannya dalam perdagangan melalui e-commerce lintas batas. Dalam Forum E-commerce Lintas Batas 2025, pertumbuhan ekspor melalui kanal tersebut diperkirakan mencapai 78%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Total nilai impor dan ekspor melalui saluran tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$4,45 miliar. Angka ini menunjukkan semakin besarnya peran kanal digital dalam aktivitas perdagangan internasional Vietnam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluang tersebut dapat dimanfaatkan berbagai jenis bisnis. Produk manufaktur, barang konsumen, kerajinan, makanan olahan, dan produk khas daerah dapat memperoleh akses ke konsumen luar negeri melalui platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, menjual produk secara online ke luar negeri berbeda dari sekadar membuka toko digital. Bisnis harus memastikan produk memenuhi ketentuan pasar tujuan sebelum melakukan ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha juga perlu memahami aturan label, standar keamanan, sertifikasi, pajak, bea masuk, serta ketentuan perlindungan konsumen. Kesalahan dalam salah satu aspek tersebut dapat meningkatkan biaya dan menghambat pengiriman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan praktis harus mencakup seluruh rantai ekspor<br>Peningkatan kapasitas bisnis sebaiknya tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan marketplace. Pelatihan perlu mengajarkan proses ekspor secara menyeluruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Materi dapat mencakup riset pasar, pemilihan negara tujuan, penentuan harga, pengelolaan katalog, pemasaran digital, pembayaran internasional, dan layanan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis juga membutuhkan pemahaman mengenai logistik dan kepabeanan. Pengetahuan tersebut membantu perusahaan menghitung biaya secara lebih akurat dan mengurangi risiko kesalahan saat mengirimkan barang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan juga perlu memperkenalkan strategi pengelolaan persediaan. Bisnis yang menggunakan gudang di luar negeri harus memahami kebutuhan stok dan biaya penyimpanan sebelum memilih model tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model Ekspor Online Semakin Beragam<br>Marketplace internasional menawarkan akses langsung ke konsumen<br>Salah satu model yang banyak digunakan adalah penjualan langsung melalui marketplace internasional. Bisnis dapat memasukkan produk ke platform digital dan memilih negara yang menjadi sasaran ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model tersebut memberikan akses ke basis konsumen yang sudah tersedia. Namun, penjual tetap harus memenuhi persyaratan produk, perpajakan, kualitas, serta pendaftaran yang berlaku di platform dan negara tujuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amazon, misalnya, menyediakan sejumlah layanan untuk mendukung perdagangan lintas batas. Layanan tersebut mencakup pemenuhan pesanan melalui FBA, ekspor FBA, pemenuhan jarak jauh, dan pengelolaan toko global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model seperti ini memungkinkan bisnis memanfaatkan infrastruktur logistik dan pemenuhan pesanan yang sudah tersedia. Perusahaan kemudian dapat meningkatkan cakupan pasar secara bertahap berdasarkan permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform Asia membantu bisnis memperluas pasar regional<br>Di Asia, Shopee menjadi salah satu platform yang menyediakan akses ke sejumlah pasar regional. Pasar tersebut mencakup Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform regional dapat membantu bisnis mengelola pembayaran, pemasaran, dan distribusi. Model ini sesuai bagi perusahaan yang ingin menguji pasar Asia sebelum melakukan ekspansi lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan bertahap juga membantu bisnis memahami perilaku konsumen di setiap negara. Data penjualan dapat digunakan untuk menentukan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model B2B menghubungkan eksportir dengan pembeli korporasi<br>Alibaba.com menawarkan pendekatan yang berbeda melalui model business-to-business atau B2B. Platform tersebut mempertemukan eksportir dengan importir, distributor, dan pembeli korporasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model B2B tidak berfokus pada pesanan konsumen secara individual. Bisnis dapat menampilkan kemampuan produksi dan pasokan untuk mendapatkan kontrak atau pesanan dalam skala lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pelatihan ekspor digital untuk perusahaan B2B perlu mencakup kemampuan membuat profil perusahaan. Bisnis juga harus mampu menjelaskan kapasitas produksi, standar produk, waktu pengiriman, dan kemampuan memenuhi pesanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gudang Luar Negeri Mempercepat Pemenuhan Pesanan<br>Stok di pasar tujuan dapat mengurangi waktu pengiriman<br>Selain marketplace, bisnis dapat menggunakan gudang berikat atau gudang di negara tujuan. Produk dikirim terlebih dahulu ke lokasi penyimpanan sebelum konsumen melakukan pembelian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika pesanan masuk, barang dapat dikirim dari gudang yang lebih dekat dengan pelanggan. Model tersebut berpotensi mempercepat pengiriman dan membuat proses pemenuhan pesanan lebih efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penggunaan gudang luar negeri membutuhkan perencanaan inventaris yang lebih matang. Bisnis harus memperhitungkan biaya penyimpanan, permintaan, arus kas, dan risiko produk tidak terjual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pelatihan praktis perlu mengajarkan cara menghitung kebutuhan stok. Peserta juga perlu memahami kapan penggunaan gudang luar negeri lebih menguntungkan dibanding pengiriman langsung dari Vietnam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konten dan Livestreaming Membuka Jalur Baru<br>Discovery commerce menggabungkan hiburan dengan penjualan<br>Perdagangan digital juga berkembang melalui model discovery commerce atau shoppertainment. TikTok Shop menjadi salah satu contoh model yang menggabungkan konten, hiburan, dan transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam model ini, konsumen tidak selalu datang ke platform dengan tujuan mencari produk tertentu. Mereka dapat menemukan produk melalui video pendek, livestreaming, dan konten kreator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut membuka peluang bagi bisnis Vietnam untuk menggunakan konten lokal. Perusahaan dapat bekerja sama dengan kreator di pasar tujuan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, strategi konten membutuhkan kemampuan tambahan. Bisnis harus memahami budaya, bahasa, tren konsumen, dan karakter komunikasi di negara sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan praktis karena itu perlu mencakup pembuatan konten dan strategi livestreaming. Pelaku usaha juga perlu mempelajari cara mengukur kinerja kampanye berdasarkan data penjualan dan interaksi konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/nguoi-kinh-doanh-online-tam-nop-thue-ra-sao-trong-luc-cho-nang-nguong-tinh-thue-don-gian">Bagaimana bisnis online melakukan pembayaran pajak sementara sambil menunggu ambang batas pajak yang disederhanakan dinaikkan?</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/vietnam-perkuat-pelatihan-bisnis-untuk-ekspor-online-global/">Vietnam Perkuat Pelatihan Bisnis untuk Ekspor Online Global</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/vietnam-perkuat-pelatihan-bisnis-untuk-ekspor-online-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenius Matematika Tolak MIT, Kini Jadi Biksu dan Jualan Online</title>
		<link>https://elevoramedia.id/jenius-matematika-tolak-mit-kini-jadi-biksu-dan-jualan-online/</link>
					<comments>https://elevoramedia.id/jenius-matematika-tolak-mit-kini-jadi-biksu-dan-jualan-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:49:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEO & Content Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Biksu]]></category>
		<category><![CDATA[Jenius Matematika]]></category>
		<category><![CDATA[jualan online]]></category>
		<category><![CDATA[MIT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://elevoramedia.id/?p=549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jenius Matematika China Tolak MIT dan Memilih Menjadi BiksuLiu Zhiyu pernah menjadi salah satu jenius matematika paling menonjol di China. Ia meraih medali emas Olimpiade Matematika Internasional (IMO) dengan nilai sempurna pada 2006. Prestasi tersebut membuka jalan bagi Liu untuk menempuh pendidikan di Peking University. Ia kemudian memperoleh tawaran pendidikan dengan pendanaan penuh dari Massachusetts [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/jenius-matematika-tolak-mit-kini-jadi-biksu-dan-jualan-online/">Jenius Matematika Tolak MIT, Kini Jadi Biksu dan Jualan Online</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jenius Matematika China Tolak MIT dan Memilih Menjadi Biksu<br>Liu Zhiyu pernah menjadi salah satu jenius matematika paling menonjol di China. Ia meraih medali emas Olimpiade Matematika Internasional (IMO) dengan nilai sempurna pada 2006.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi tersebut membuka jalan bagi Liu untuk menempuh pendidikan di Peking University. Ia kemudian memperoleh tawaran pendidikan dengan pendanaan penuh dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Liu memilih jalan yang berbeda. Ia meninggalkan dunia akademik dan memutuskan menjalani kehidupan sebagai biksu Buddha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, perjalanan hidup Liu kembali berubah. Setelah meninggalkan kehidupan monastik, ia menikah dan memiliki seorang anak. Liu kemudian membangun bisnis berbasis psikologi dan kebudayaan tradisional China melalui livestreaming serta kursus daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Peraih Emas IMO hingga Menolak Beasiswa MIT<br>Liu Zhiyu menunjukkan kemampuan matematika sejak usia muda<br>Liu lahir di Wuhan, China, dan memperlihatkan kemampuan matematika yang luar biasa sejak masih muda. Bakat tersebut membawanya mengikuti kompetisi matematika tingkat internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.suara.com/tekno/2026/09/03/195152/bukan-cuma-jualan-online-begini-cara-konten-dan-live-dongkrak-bisnis-fb-lokal?page=all">Bukan Cuma Jualan Online, Begini Cara Konten dan LIVE Dongkrak Bisnis F&amp;B Lokal</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2006, Liu meraih medali emas IMO dengan nilai sempurna. Pencapaian itu memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta matematika kerja terus beradaptasi. Menurut Liu, seseorang terkadang harus ikut bergerak ketika banyak berdasarkan nilai tukar yang disebutkan dalam laporan. Liu bahkan pernah menganggap tidur di bawah jembatan bukan melalui livestreaming mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan langkah seorang mantan jenius matematika dan biksu yang kinijaannya sebagai sesuatu yang bertentangan dengan masa lalu. Ia menilai menjual produk merupakan pekerjaan yang sah selama produk tersebut dipilih dengan cermat dan memberikan akademik di institusi seperti MIT, Liu memilih kehidupan monastik. Setelah meninggalkan kehidupan tersebut, ia seluruh arah kehidupan seseorang. Keputusan pribadi, keluarga, nilai hidup, dan kondisi ekonomi masyarakat pada 2022. Ia kemudian mempelajari psikologi dan membangun bisnis melalui livestreaming, kursus daring, saat ini. Ia menilai pekerjaannya memiliki makna karena sesuai dengan minat yang ingin ia jalani arah hidup yang tidak biasa. Dari kompetisi matematika internasional, kehidupan sebagai biksu, hingga bisnis digital, ia kini memilih membangun kehidupan berdasarkan kebutuhan keluarga dan muda China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah prestasi tersebut, Liu mendapat kesempatan masuk langsung ke program studi matematika Peking University. Kampus tersebut termasuk salah satu institusi pendidikan tinggi paling bergengsi di China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karier akademiknya juga berpotensi berlanjut ke Amerika Serikat. MIT menawarkan kesempatan pendidikan dengan pendanaan penuh kepada Liu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Liu tidak mengambil kesempatan tersebut. Ia justru memilih meninggalkan jalur akademik dan memasuki kehidupan monastik sebagai biksu Buddha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehidupan sebagai biksu berakhir pada 2022<br>Liu menjalani kehidupan sebagai biksu selama beberapa tahun. Pada 2022, ia secara resmi meninggalkan kehidupan monastik dan kembali menjalani kehidupan sebagai masyarakat umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, Liu mulai mendalami psikologi. Ia kemudian melihat peluang untuk menggabungkan pengetahuan tersebut dengan kebudayaan tradisional China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2023, Liu mulai membangun bisnis sendiri melalui livestreaming dan kursus daring. Aktivitas tersebut menjadi awal perubahan besar dalam kehidupan profesionalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun yang sama, Liu menikah. Ia dan istrinya kemudian menyambut kelahiran seorang putra pada 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan Jenius Matematika Ini Kini Bekerja Lebih dari 10 Jam Sehari<br>Liu mengubah apartemen kecil menjadi studio livestreaming<br>Menurut laporan The Paper yang dikutip VN Express, Liu kini bekerja dari sebuah apartemen di Beijing. Tempat tersebut memiliki luas kurang dari 30 meter persegi dan berfungsi sebagai studio kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rutinitas Liu dimulai sekitar pukul 07.00 hingga 08.00. Ia kemudian memulai livestreaming sekitar pukul 09.00.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu biasanya beristirahat dan makan selama sekitar tiga jam pada siang hari. Setelah itu, ia kembali bekerja hingga sekitar pukul 21.00.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pola tersebut, waktu kerja Liu dapat mencapai lebih dari 10 jam setiap hari. Aktivitasnya juga tidak sebatas tampil di depan kamera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia harus menentukan topik konten, memeriksa naskah, merekam materi kursus, serta mengelola karyawan. Liu juga mengadakan lokakarya psikologi secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu mengakui bahwa ia belum dapat mengurangi beban kerja tersebut. Bisnis yang dibangunnya masih berada dalam tahap pengembangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Seluruh industri internet memiliki budaya persaingan yang sangat keras. Jika Anda tidak bergerak maju, Anda akan tertinggal,” ujar Liu kepada The Paper pada September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengatakan persaingan tersebut membuat pelaku bisnis harus terus beradaptasi. Menurut Liu, seseorang terkadang harus ikut bergerak ketika banyak orang berusaha meningkatkan posisi mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis Liu Belum Membuatnya Kaya, tetapi Mulai Stabil<br>Livestreaming menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga<br>Perjalanan Liu sebagai pengusaha tidak langsung menghasilkan keuntungan besar. Pada masa awal bisnis, kondisi keuangannya bahkan cukup terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu dan istrinya pernah tinggal di apartemen yang kemudian mereka ubah menjadi studio. Ia juga melakukan livestreaming pertama dari kamar tidur mertuanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat itu, Liu hanya menggunakan latar dan meja sederhana untuk menjalankan aktivitas siaran langsung. Setelah sekitar tiga tahun membangun bisnis, kondisinya mulai berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu mengatakan bisnis tersebut memang belum membuatnya kaya. Namun, usaha itu setidaknya sudah berhenti mengalami kerugian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, Liu dan istrinya tinggal bersama putra mereka di apartemen sewaan dengan dua kamar tidur. Tempat tinggal lama mereka sepenuhnya digunakan sebagai studio.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran anak mengubah cara Liu memandang uang<br>Pernikahan dan kelahiran anak turut mengubah pandangan Liu mengenai kebutuhan finansial. Sebelumnya, ia merasa dapat bertahan hidup dengan pengeluaran sekitar 1.000 yuan per bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah tersebut setara sekitar US$140 atau sekitar Rp2 jutaan berdasarkan nilai tukar yang disebutkan dalam laporan. Liu bahkan pernah menganggap tidur di bawah jembatan bukan persoalan besar jika berada dalam kondisi paling sulit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan tersebut berubah setelah ia memiliki keluarga. Menurut Liu, kebutuhan keluarga membuat penghasilan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menghidupi keluarga membutuhkan uang. Anda harus membeli bahan makanan, memasak, dan makan dengan lebih baik,” ujar Liu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut menunjukkan perbedaan antara kebutuhan hidup ketika seseorang hanya bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan ketika ia memiliki keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu Menanggapi Kritik karena Menjual Kursus dan Produk<br>Ia menganggap bisnis sebagai cara untuk mempertahankan pekerjaannya<br>Keputusan Liu mencari penghasilan melalui livestreaming mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan langkah seorang mantan jenius matematika dan biksu yang kini menjual kursus serta produk secara daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Liu tidak melihat pekerjaannya sebagai sesuatu yang bertentangan dengan masa lalu. Ia menilai menjual produk merupakan pekerjaan yang sah selama produk tersebut dipilih dengan cermat dan memberikan manfaat bagi konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam wawancara dengan Jimu News pada Agustus, Liu menjelaskan pandangannya mengenai hubungan antara membantu orang lain dan mencari penghasilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika kita dengan tulus ingin membantu orang lain, kita juga perlu mencari nafkah dan membuat pekerjaan kita berkelanjutan,” kata Liu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;&#8216;<strong><em><a href="https://www.topik.id/bisnis-online-cuma-butuh-komitmen">Bisnis Online Cuma Butuh Komitmen&#8217;</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://elevoramedia.id/jenius-matematika-tolak-mit-kini-jadi-biksu-dan-jualan-online/">Jenius Matematika Tolak MIT, Kini Jadi Biksu dan Jualan Online</a> appeared first on <a href="https://elevoramedia.id">elevoramedia.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://elevoramedia.id/jenius-matematika-tolak-mit-kini-jadi-biksu-dan-jualan-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
