Sucor AM Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Pertumbuhan Bisnis
PT Sucorinvest Asset Management atau Sucor AM melanjutkan ekspansi bisnis pengelolaan investasi dengan dana kelolaan mencapai Rp48,8 triliun per 18 Agustus 2026.
Pertumbuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan peningkatan jumlah investor dan perluasan jaringan distribusi. Pada periode yang sama, Sucor AM telah melayani lebih dari 900 ribu investor melalui kerja sama dengan 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).
Perusahaan juga memasuki fase baru kepemimpinan. Perubahan posisi dari jajaran direksi menjadi bagian dari regenerasi untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mempersiapkan strategi pertumbuhan berikutnya.
Dana Kelolaan Sucor AM Mendekati Rp50 Triliun
Sucor AM mencatat perkembangan bisnis yang signifikan dalam hampir tiga dekade. Pertumbuhan dana kelolaan juga menunjukkan semakin luasnya akses investor terhadap produk investasi yang didistribusikan perusahaan.
Baca Juga “Kelas WhatsApp Marketing Online Buka Batch Ketiga untuk Pelaku Usaha“
Dalam sekitar 15 tahun terakhir, perkembangan tersebut turut dikawal Jemmy Paul Wawointana. Ia bergabung dengan Sucor AM pada 2011 dan menjalani sejumlah posisi strategis selama berkarier di perusahaan.
Jemmy pernah menjabat sebagai Fund Manager, Direktur Investasi, hingga Direktur Utama. Selama periode kepemimpinannya, dana kelolaan Sucor AM meningkat dari sekitar Rp1,7 triliun menjadi mendekati Rp50 triliun.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh perluasan basis investor dan jaringan distribusi produk. Hingga 18 Agustus 2026, Sucor AM telah memiliki lebih dari 900 ribu investor dan 34 mitra APERD.
Jemmy Wawointana Beralih Menjadi Komisaris
Memasuki fase baru perusahaan, Jemmy melanjutkan kontribusinya di Sucor AM sebagai Komisaris. Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan perusahaan.
Transisi ini memungkinkan pengalaman Jemmy tetap dimanfaatkan dalam pengawasan dan pengembangan perusahaan. Pada saat yang sama, posisi eksekutif dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan baru dengan perspektif yang sesuai dengan perkembangan industri.
Regenerasi menjadi penting bagi perusahaan pengelolaan investasi yang menghadapi perubahan kebutuhan investor. Perusahaan juga perlu beradaptasi terhadap perkembangan produk, teknologi, regulasi, dan pola distribusi investasi.
Upik Susiyawati Pimpin Sucor AM
Sucor AM menunjuk Upik Susiyawati sebagai Direktur Utama efektif 18 Agustus 2026. Sebelumnya, Upik menjabat sebagai Direktur Sales & Marketing di perusahaan.
Upik membawa pengalaman lebih dari dua dekade di sektor treasury, pasar modal, dan investment management. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk melanjutkan strategi bisnis Sucor AM pada fase kepemimpinan berikutnya.
“Ketika menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan Sucor AM, komitmen saya adalah menjaga fondasi dan nilai yang telah dibangun dengan baik selama ini, sekaligus terus mengembangkan perusahaan agar tetap relevan dengan perubahan industri dan kebutuhan investor,” ujar Upik dalam keterangan, Sabtu (22/8/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus kepemimpinan baru pada kesinambungan sekaligus pengembangan bisnis. Upik akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun sambil menyesuaikan strategi dengan dinamika industri investasi.
Sucor AM Siapkan Strategi Pertumbuhan Berikutnya
Upik mengatakan perusahaan akan melanjutkan pengembangan bisnis melalui beberapa area utama. Fokus tersebut mencakup penguatan tata kelola, perluasan jaringan distribusi, inovasi produk dan layanan, serta peningkatan pengalaman investor dan mitra.
Penguatan tata kelola menjadi salah satu elemen penting dalam pengelolaan dana masyarakat. Tata kelola yang baik dapat mendukung kepercayaan investor sekaligus menjaga kualitas proses pengambilan keputusan perusahaan.
Di sisi distribusi, perluasan jaringan APERD dapat membantu produk investasi menjangkau basis investor yang lebih luas. Sementara itu, inovasi produk dapat menjadi bagian dari upaya menyesuaikan pilihan investasi dengan kebutuhan yang semakin beragam.
Pengalaman Investor Jadi Fokus Pengembangan
Perubahan kebutuhan investor mendorong perusahaan pengelolaan aset untuk meningkatkan kualitas layanan. Investor tidak hanya membutuhkan pilihan produk, tetapi juga akses informasi dan pengalaman transaksi yang semakin mudah.
Sucor AM menempatkan peningkatan pengalaman investor dan mitra sebagai salah satu agenda kepemimpinan baru. Langkah tersebut dapat mendukung upaya perusahaan mempertahankan investor sekaligus memperluas basis nasabah.
Kombinasi antara jaringan distribusi, inovasi produk, dan layanan yang berkualitas menjadi faktor penting dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis pengelolaan investasi.
Regenerasi Menjadi Bagian dari Kesinambungan Bisnis
Pergantian kepemimpinan Sucor AM berlangsung ketika industri pengelolaan investasi terus berkembang. Perusahaan menghadapi kebutuhan untuk memperluas akses investasi sekaligus meningkatkan kualitas distribusi dan layanan.
Bagi Sucor AM, dana kelolaan Rp48,8 triliun dan basis lebih dari 900 ribu investor menjadi modal untuk memasuki fase berikutnya. Pengalaman kepemimpinan sebelumnya juga tetap dapat mendukung perusahaan melalui peran Jemmy sebagai Komisaris.
Ke depan, kemampuan Sucor AM menjaga tata kelola, memperluas distribusi, menghadirkan inovasi, dan mempertahankan kepercayaan investor akan menjadi faktor penting. Regenerasi kepemimpinan diharapkan dapat menjaga kesinambungan sekaligus membuka ruang pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Baca Juga “5 Ide Bisnis yang Bisa Dikerjakan Sambil Rebahan, Cuan Auto Mengalir ke Rekening!“
